WartaPesona.com- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan membuka rangkaian agenda rapat pimpinan nasional (Rapimnas) di Jakarta, Jumat (16/6/2023) sore nanti.
Rapimnas ini merupakan ajang penting bagi partai berlogo Kakbah tersebut untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk tugas dari kader baru mereka, Sandiaga Salahuddin Uno alias Sandiaga Uno.
Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi alias Awiek, mengungkapkan bahwa salah satu agenda utama Rapimnas ini adalah membahas tugas yang akan diberikan kepada Sandiaga Uno. Hal ini menunjukkan peran penting yang diharapkan dari Sandiaga Uno dalam memperkuat dan mengembangkan partai ini.
Baca Juga: Mengawali Peran Baru: Tugas Sandiaga Uno Setelah Bergabung dengan PPP
Tidak hanya sebagai objek pembahasan, Sandiaga Uno juga akan turut memberikan materi dalam Rapimnas ini. Kontribusi dari Sandiaga Uno diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan pandangan strategis dalam memajukan PPP.
Selain itu, dalam Rapimnas ini juga akan dibahas persiapan dan strategi partai menghadapi pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024.
Materi Rapimnas terkait persiapan Pemilu akan mencakup pemaparan dari DPP mengenai strategi pemenangan Pemilu dan penyiapan saksi. Hal ini menunjukkan komitmen PPP dalam menjaga kekuatan dan relevansi politik mereka di masa depan.
Rapimnas ini tidak hanya melibatkan DPP PPP, tetapi juga 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai di seluruh Indonesia. Hal ini menegaskan kesatuan dan keterlibatan seluruh jajaran partai dalam merumuskan kebijakan dan arah partai ke depan.
Baca Juga: Perkembangan Terkini dalam Teknologi Baterai Kendaraan Elektrik
Agenda Rapimnas PPP ini akan berlangsung selama dua hari di Hotel Sultan, dengan penutupan yang dijadwalkan pada Sabtu (17/6/2023) pukul 10.00 WIB. Setelah penutupan, akan diadakan konferensi pers untuk menginformasikan hasil dan keputusan yang diambil dalam Rapimnas tersebut.
Selain membahas agenda Rapimnas, PPP juga telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan posisi atau jabatan strategis kepada Sandiaga Uno setelah resmi menjadi kader partai.
Awiek menyebutkan bahwa Sandiaga Uno memiliki potensi untuk menduduki kursi pimpinan partai yang strategis. Namun, Awiek juga menjelaskan bahwa posisi seperti Sekretaris Jenderal (Sekjen) atau Bendahara Umum (Bendum) tidak akan diberikan kepada Sandiaga Uno.
Baca Juga: Khasiat Luar Biasa Tanaman Mint: Menyelami Sejuta Manfaat untuk Kesehatan dan Kecantikan
Awiek menambahkan bahwa posisi yang mungkin diberikan kepada Sandiaga Uno adalah Wakil Ketua Umum (Waketum) atau posisi di Majelis Pertimbangan PPP. Selain itu, terdapat kemungkinan Sandiaga Uno akan menempati posisi sebagai pengurus harian partai.
Hal ini menunjukkan pengakuan terhadap rekam jejak dan kontribusi Sandiaga Uno dalam dunia politik, seperti pengalamannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan calon Wakil Presiden pada Pilpres 2014.
PPP memberikan posisi strategis kepada Sandiaga Uno karena diharapkan kehadirannya dapat membawa pengaruh positif, terutama di kalangan milenial, dan meningkatkan elektabilitas partai.
Artikel Terkait
Kejutan Cawapres: Erick Thohir, Ganjar, atau Prabowo? Tunggu Penentuannya!
Inilah keunggulan daging kelinci yang bertekstur lebih lembut, kaya protein, dan ramah lingkungan
Hari ini Rabu 14 Juni 2023, Sandiaga Salahuddin Uno resmi jadi kader PPP, siap hadapi kontestasi Pilpres 2024
Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno perkenalkan dua kuliner khas Indonesia ke pemuda Australia
Kampung Tematik di Kota Malang jadi inspirasi pengembangan destinasi wisata alternatif, Malaysia tertarik
KemenKopUKM Memajukan UMKM Menuju Hari UMKM Nasional 2023 di Surakarta
PPP patok target ambisius di Pemilu 2024, Mardiono sebut bergabungnya Sandiaga Uno bawa hoki dan energi
Presiden Joko Widodo tanyakan tugas baru Sandiaga Uno setelah bergabung ke PPP, katanya begini
Presiden Joko Widodo Sampaikan Pertanyaan tentang Tugas Baru Sandiaga Uno di PPP
Mengawali Peran Baru: Tugas Sandiaga Uno Setelah Bergabung dengan PPP