WartaPesona.com - Kota Jakarta yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-496 tahun pada tanggal 22 Juni 2023, punya sejarah panjang sejak masih bernama Sunda Kalapa.Saat masih bernama Sunda Kalapa, Kota Jakarta yang akan berulang tahun ke-496 pada tanggal 22 Juni 2023 tersebut merupakan sebuah kota pelabuhan.
Dan tanggal 22 Juni sebagai HUT Kota Jakarta yang tahun ini genap berusia 496 tahun, merupakan awal berubahnya nama Sunda Kalapa menjadi Jakarta.
Bagaimana ceritanya Sunda Kalapa bisa berubah nama menjadi Jakarta? Yuk, simak ulasannya berikut ini.
Baca Juga: Pemkab Magelang Gelar Pelatihan Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran Destinasi Wisata
Menurut buku Sejarah Kota Jakarta yang diterbitkan oleh Depdikbud tahun 1987, (sekarang Kemdikbud-red), Sunda Kalapa mulai ada sejak zaman Tarumanegara di abad 500 Masehi.
Saat itu, Pelabuhan Sunda Kalapa menjadi pusat perdagangan antara Tarumanegara dengan bangsa-bangsa China, dan India.
Selama berabad-abad, Kerajaan Tarumanegara dengan rajanya Purnawarman berkuasa. Namun, perabadan Hindhu Tarumanegara tersebut kemudian digantikan oleh Kerajaan Sunda pada awal abad 1 Masehi.
Baca Juga: Kerjasama Pemkot Medan dengan Shoppe Bantu Majukan Digitalisasi Marketing bagi 210 Pelaku UMKM
Inskripsi Bogor berangka tahun 854 Saka (932 Masehi), menyebutkan bahwa Sunda adalah sebuah kerajaan besar dengan rajanya yang bergelar Haji.
Namun dalam Inskripsi selanjutnya berangka tahun 952 Saka atau 1030 Masehi, disebutkan Sunda adalah sebuah kerajaan dengan rajanya bergelar Maharaja Sri Jayabhupati.
Sementara pada masa itu, Pelabuhan Sunda Kalapa masih menjadi pusat perdagangan antarnegara di bawah kekuasaan Kerajaan Pajajaran.
Berdasarkan Inskripsi Batu Tulis Bogor, Kerajaan Pajajaran berdiri pada tahun 1133 Masehi dengan ibu kotanya di Pakuwan.
Kemudian berdasarkan sumber-sumber tertulis dari bangsa Portugis, disebutkan Pelabuhan Sunda Kalapa berkembang menjadi pusat perdagangan antarnegara ke Malaka.
Sampai pada tahun 1527 Masehi, Pelabuhan Sunda Kalapa digempur oleh Raden Fatahillah dari Kerajaan Demak Bintoro.
Artikel Terkait
Eri Cahyadi Memberikan Penjelasan Mengenai Tiga Aspek Kontroversi Konvoi Timnas di Surabaya
Putri Ariani: Mengukir Prestasi di Panggung America's Got Talent 2023
Potensi Sandiaga Uno Bergabung dengan PKS: Strategi Politik dan Keinginan Bersama untuk NKRI
Mabuk Laut: Mengatasi Tantangan Perjalanan Laut dengan Nyaman
Dukungan Erick Thohir kepada Palestina Melalui Sepakbola Dipuji oleh Ulama NU yang Sesuai dengan Konstitusi
Dampak Negatif Kelamaan Menggunakan Earphone: Melindungi Pendengaran Anda
Peran Sandiaga Uno dalam Memperbesar PPP: Kunjungan ke Ponpes Al-Itqon Bugen Semarang
Sandiaga Uno Merasa Terhormat Masuk dalam Bursa Bakal Cawapres PDIP
Dubes Al-Shun Menggambarkan Erick Thohir sebagai Teman Sejati Palestina saat Kedatangan Al Fida'i
HUT ke-496 Kota Jakarta tanggal 22 Juni 2023, simak agenda perayaannya di sini, sebagian sudah berlangsung