Kasus COVID-19 Terdeteksi Lagi, Hari Ini ada 441 Kasus Di Jakarta!

photo author
Tim Warta Pesona 02, Warta Pesona
- Jumat, 14 April 2023 | 11:47 WIB
COVID-19 13 April 2023: Dengan meningkatnya kasus covid hari ini, Kemenkes menghibau agar masyarakat segera melengkapi vaksinisasi hingga booster. Kita tidak bisa menduga kapan virus itu datang kembali, namun pemerintah menyuruh agar tetap waspada. (bbc.com)
COVID-19 13 April 2023: Dengan meningkatnya kasus covid hari ini, Kemenkes menghibau agar masyarakat segera melengkapi vaksinisasi hingga booster. Kita tidak bisa menduga kapan virus itu datang kembali, namun pemerintah menyuruh agar tetap waspada. (bbc.com)

WartaPesona.com - Masih jelas teringat ketika 2 tahun yang lalu, COVID-19 menjadi mimpi buruk bagi semua orang. Setelah beberapa tahun berlalu, pun Presiden Jokowi sudah memutuskan bahwa Indonesia tidak pandemi lagi.

Namun hari ini, 13 April 2023, Kemenkes mendeteksi adanya kasus COVID-19 di Indonesia. Bahkan 990 kasus tercatat, dan 441 kasus di DKI Jakarta.


Jumlah kasus hari ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan 19.063 spesimen. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan molecular rapid test (TCM).

Baca Juga: Dipanggil Wawancara Kerja BUMN? Simak Tips & Tricknya!

Kemudian, terungkap 714 orang sembuh Covid-19 hari ini. Dengan demikian, sebanyak 6.585.768 orang berhasil sembuh. Sementara itu, ada 14 korban jiwa lainnya. sehingga total 161.096 orang tewas.


Tentu saja, peningkatan kasus COVID yang sangat besar di Indonesia membuat beberapa orang khawatir. Tjandra Yoga menekankan bahwa tidak perlu khawatir tetapi juga tidak boleh lengah.


Meski jumlah kasus COVID sudah menembus angka 1.000 dan jumlah kematian mencapai dua digit, kata Tjandra, sama sekali tidak perlu ditakuti.

Baca Juga: Anime Supernatural, Oshi No Ko Tayang Bulan Ini: Yuk Simak Sinopsisnya!

Tjandra yang juga Direktur Pascasarjana Universitas YARSI ini mengatakan, pemerintah harus membuat atau mungkin sudah membuat tiga inisiatif besar, antara lain:


1. Penelitian penyebab munculnya kasus


2. Hindari membiarkan kenaikan spiral di luar kendali, dan


3. Memulai perencanaan ke depan untuk potensi kebutuhan menyiapkan fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Yuk Ketahui Asal Usul Dari Ketupat, Olahan Wajib Saat Idul Fitri


Di beberapa negara, peningkatan kasus COVID diduga disebabkan oleh varietas Arcturus. Menurut Tjandra Yoga, saat ini terjadi lonjakan kasus COVID-19 di sejumlah negara, yang diduga antara lain disebabkan oleh varian baru XBB.1.16 atau "Arcturus". Bahkan WHO menyatakan penting untuk mewaspadai varietas ini.


Dalam hal ini, kami mengetahui tiga potensi variasi COVID-19 baru yang mungkin ada:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Sumber: Liputan6.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X