WartaPesona.com - Provinsi Sulawesi Selatan sasar investor asal Rusia dalam ajang East Indonesia Tourism and Investment Summit (EITIS) atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pariwisata dan Investasi Indonesia Timur yang akan dilaksanakan di Makassar pada 3 hingga 4 Maret mendatang.
Pembina Panitia EITIS 2023, Didi Leonardo Manaba mengatakan jika saat ini investor Rusia sedang serius-seriusnya dalam menggeluti bidang sektoral pariwisata, terlebih dengan adanya pembuatan villa di Bali. Hal ini menjadi wujud keseriusan investor Rusia dalam mengepakkan sayap di bidang pariwisata.
“Saat ini investor Rusia banyak bikin bila di Bali. Dalam momentum East Indonesia Tourism and Investment Summit, kita ingin memaksimalkan ini untuk menarik pengusaha Rusia agar membuat villa di Sulsel,” ujar Didi Leonardo Manaba di Makassar pada Kamis, 23 Februari 2023.
Baca Juga: Nasi Uduk Betawi: Hidangan Tradisional yang Menggugah Selera
Lanjutnya, Didi menjelaskan jika banyak lokasi wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan, seperti halnya pengembangan vila di daerah Toraja, Bulukumba, serta Malino, Kabupaten Gowa, melansir dari Antara.
Atas hal ini, Didi berharap Pemerintah Sulsel dapat mengambil kesempatan emas ini untuk mengajak pengusaha Rusia agar dapat melakukan ekspansi pengembangan bisnis di Sulsel juga.
“Kita target orang Rusia bisa banyak yang melakukan investasinya di sektor pariwisata Sulsel. Kenapa orang Rusia? Karena lagi trend di Bali yang banyak mengelola villa,” tutur Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Presiden Jokowi Beri Harapan Baru bagi Rakyat Suriah dan Turki dengan Lepas Bantuan Kemanusiaan
Menanggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman angkat bicara mengenai posisi Sulsel yang dapat menjadi potensi untuk menjadi tuan rumah yang dapat mempromosikan wisata.
Selanjutnya, Gubernur Andi Sudirman meminta agar persiapan kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pariwisata dan Investasi Indonesia Timur untuk dapat dipersiapkan dengan sebaik mungkin.
Menurut Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Provinsi Sulawesi Selatan, Andry Arief Bulu menjelaskan jika nantinya akan dipusatkan pada 3 super prioritas destinasi wisata yang tersebar di Indonesia Bagian Timur.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo:Perbaikan Ekosistem Acara di Indonesia Memerlukan Kerja Sama Kolaboratif
“Dari 5 destinasi super prioritas di Indonesia, tiga ada di Indonesia Timur. Ada di Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang di Sulawesi Utara,” kata Andry selaku Ketua BP2D Sulsel, melansir dari BisnisSulawesi.com.
Dalam Konferensi tersebut turut mengundang duta besar dari negara-negara sahabat seperti Australia, Jerman, Malaysia, India, Bangladesh, dan Singapura. Berdasarkan informasi terbaru, juga mencatat nantinya sejumlah Menteri dipastikan akan hadir dalam konferensi tersebut.
Artikel Terkait
Dukung Kemandirian Ekonomi di Metro, Asisten II Pemkot Buka Pagelaran Gebyar UMKM
Dinas PPKUKM Jakarta Buka Bazar Pilihan Produk UMKM Binaan Jakarta Entrepreneur
Keindahan Tebing Breksi, Rekreasi di Tebing Bekas Tambang
Harapan Sandiaga Uno: Industri Fesyen Menjadi Tuan Rumah di Tanah Air
Angela Tanoesoedibjo:Perbaikan Ekosistem Acara di Indonesia Memerlukan Kerja Sama Kolaboratif
Sate Lilit Bali: Sensasi Makanan Berbalut Aroma Rempah Khas Pulau Dewata
Mengenal Lebih Dekat Cendol, Minuman yang Jadi Favorit Banyak Orang
Bakso Sebagai Makanan Ikonik Indonesia yang Mendunia
Presiden Jokowi Beri Harapan Baru bagi Rakyat Suriah dan Turki dengan Lepas Bantuan Kemanusiaan
Nasi Uduk Betawi: Hidangan Tradisional yang Menggugah Selera