Cahaya Misterius di Langit Lampung, Diduga Sisa Roket yang Terbakar di Atmosfer

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 7 April 2026 | 10:57 WIB
Benda Bercahaya yang Meluncur di Langit Lampung, Diduga Objek yang Terbakar Lalu Pecah Jadi Serpihan - WartaPesona.com (Kilas Metro)
Benda Bercahaya yang Meluncur di Langit Lampung, Diduga Objek yang Terbakar Lalu Pecah Jadi Serpihan - WartaPesona.com (Kilas Metro)

"Masyarakat dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," ujar Thomas dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa benda tersebut mengalami gesekan hebat saat memasuki lapisan atmosfer yang lebih padat, sehingga memicu panas tinggi dan menyebabkan objek terbakar.

Baca Juga: Aksi Donat Boat Berujung Petaka di Pantai Ammani, Wisatawan Terpental hingga Alami Luka

Diduga Bekas Roket China

Lebih lanjut, Thomas mengungkapkan bahwa berdasarkan analisis orbit dan data dari Space-Track, objek tersebut diduga merupakan bagian dari roket China jenis CZ-3B.

Sisa roket tersebut diketahui meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia, melintasi wilayah barat Indonesia, termasuk Lampung dan Banten.

"Info terbaru menunjukkan bahwa bekas roket China tersebut melintas dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera," jelasnya.

Hal ini sejalan dengan karakteristik benda yang terlihat, yakni memanjang dan kemudian terpecah saat memasuki atmosfer.

Baca Juga: Tak Habis Dimakan Siswa, Sisa MBG Dimanfaatkan Guru Jadi Pakan Ternak

Terbakar saat Masuk Atmosfer

Thomas menambahkan, objek tersebut melintas sekitar pukul 19.56 WIB dengan ketinggian yang terus menurun hingga berada di bawah 120 kilometer dari permukaan Bumi.

Pada ketinggian tersebut, atmosfer menjadi cukup padat untuk menimbulkan gesekan yang sangat kuat.

Akibatnya, benda luar angkasa seperti puing roket akan terbakar dan hancur menjadi beberapa bagian.

"Itu yang menyebabkan objek tampak seperti bola api panjang yang kemudian pecah menjadi serpihan," jelasnya.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal yang langka, namun jarang terlihat secara jelas oleh masyarakat karena biasanya terjadi di atas lautan atau wilayah yang tidak berpenghuni.

Tidak Berbahaya bagi Masyarakat

Meski terlihat dramatis, fenomena masuknya sampah antariksa ke atmosfer umumnya tidak membahayakan masyarakat. Sebagian besar material akan habis terbakar sebelum mencapai permukaan Bumi.

Namun demikian, para ahli tetap mengingatkan pentingnya pemantauan terhadap objek-objek luar angkasa yang kembali ke Bumi, terutama jika ukurannya cukup besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X