Baca Juga: Guru di Sulteng Bagikan Peralatan Sekolah untuk Siswa, Momen Haru Tuai Pujian Warganet
Pertanyakan Mekanisme Pelaporan Resmi
Melalui unggahannya, warga tersebut juga menyampaikan pertanyaan terbuka kepada pihak terkait mengenai prosedur pelaporan yang benar.
Ia bahkan menandai akun Yustinus Prastowo selaku Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta untuk meminta penjelasan.
"Pak izin bertanya, mengurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil," tulisnya.
Ia juga menyoroti bahwa jalur resmi yang seharusnya menjadi solusi justru menimbulkan kekecewaan baru.
"Sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI," lanjutnya.
Sorotan ke Gubernur DKI Jakarta
Tak berhenti di situ, warga tersebut juga menandai Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam unggahannya.
Ia meminta adanya evaluasi terhadap kinerja pihak terkait, terutama jika dugaan manipulasi laporan tersebut benar terjadi.
"Wah parah sih pakai AI. Tidak niat kerja malah mengakali sistem yang ada. Pak Gubernur Pramono Anung, perlu dicek bawahannya nih, kasih teguran," tulisnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan sekaligus harapan agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti persoalan ini secara serius.
Baca Juga: Waspada Campak, Ibu Ini Bagikan Pengalaman Anak Sakit Usai Main di Playground
JAKI sebagai Super App di Bawah Sorotan
Sebagai informasi, aplikasi JAKI merupakan super app yang dikembangkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk memudahkan warga dalam mengakses berbagai layanan publik.
Fitur yang tersedia mencakup pelaporan masalah kota (JakLapor), pemantauan banjir (JakPantau), informasi harga pangan (JakPangan), hingga layanan kesehatan dan darurat.
Dengan fungsi yang begitu luas, kepercayaan publik terhadap keakuratan dan transparansi sistem menjadi hal yang sangat krusial.
Kasus dugaan laporan palsu ini pun dinilai berpotensi merusak kepercayaan masyarakat jika tidak segera ditangani secara terbuka dan tuntas.
Artikel Terkait
Warga Bekasi Digegerkan Jasad dalam Freezer, Polisi Selidiki Kasus Kematian Pegawai Kios Ayam Geprek
Waspada Campak, Ibu Ini Bagikan Pengalaman Anak Sakit Usai Main di Playground
Guru di Sulteng Bagikan Peralatan Sekolah untuk Siswa, Momen Haru Tuai Pujian Warganet
Mobil SPPG Diduga Dipakai Antar Penumpang di Lombok, Tuai Kritik dari Warganet