Laporkan Parkir Liar via JAKI, Warga Justru Terima Balasan yang Diduga Hasil AI

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 6 April 2026 | 10:47 WIB
Viral Warga Jakarta Kirim Foto Parkir Liar di Aplikasi JAKI, Lalu Dapat Hasil Laporan yang Berisi Dugaan Editan AI - WartaPesona.com (Mitra News)
Viral Warga Jakarta Kirim Foto Parkir Liar di Aplikasi JAKI, Lalu Dapat Hasil Laporan yang Berisi Dugaan Editan AI - WartaPesona.com (Mitra News)

Baca Juga: Guru di Sulteng Bagikan Peralatan Sekolah untuk Siswa, Momen Haru Tuai Pujian Warganet

Pertanyakan Mekanisme Pelaporan Resmi

Melalui unggahannya, warga tersebut juga menyampaikan pertanyaan terbuka kepada pihak terkait mengenai prosedur pelaporan yang benar.

Ia bahkan menandai akun Yustinus Prastowo selaku Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta untuk meminta penjelasan.

"Pak izin bertanya, mengurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil," tulisnya.

Ia juga menyoroti bahwa jalur resmi yang seharusnya menjadi solusi justru menimbulkan kekecewaan baru.

"Sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI," lanjutnya.

Sorotan ke Gubernur DKI Jakarta

Tak berhenti di situ, warga tersebut juga menandai Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam unggahannya.

Ia meminta adanya evaluasi terhadap kinerja pihak terkait, terutama jika dugaan manipulasi laporan tersebut benar terjadi.

"Wah parah sih pakai AI. Tidak niat kerja malah mengakali sistem yang ada. Pak Gubernur Pramono Anung, perlu dicek bawahannya nih, kasih teguran," tulisnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan sekaligus harapan agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti persoalan ini secara serius.

Baca Juga: Waspada Campak, Ibu Ini Bagikan Pengalaman Anak Sakit Usai Main di Playground

JAKI sebagai Super App di Bawah Sorotan

Sebagai informasi, aplikasi JAKI merupakan super app yang dikembangkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk memudahkan warga dalam mengakses berbagai layanan publik.

Fitur yang tersedia mencakup pelaporan masalah kota (JakLapor), pemantauan banjir (JakPantau), informasi harga pangan (JakPangan), hingga layanan kesehatan dan darurat.

Dengan fungsi yang begitu luas, kepercayaan publik terhadap keakuratan dan transparansi sistem menjadi hal yang sangat krusial.

Kasus dugaan laporan palsu ini pun dinilai berpotensi merusak kepercayaan masyarakat jika tidak segera ditangani secara terbuka dan tuntas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X