WartaPesona.com - Program Sekolah Rakyat yang dijalankan Kementerian Sosial (Kemensos) di bawah arahan
Presiden Prabowo Subianto bukan hanya membuka akses pendidikan layak bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem,
tetapi juga mengungkap berbagai persoalan mendasar lain yang selama ini tersembunyi, salah satunya masalah kesehatan anak-anak Indonesia.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelumnya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung
Presiden Prabowo yang bertujuan memuliakan wong cilik serta memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Namun, seiring implementasinya di berbagai daerah, Sekolah Rakyat justru membuka fakta lain bahwa kemiskinan
tidak hanya berdampak pada rendahnya akses pendidikan, tetapi juga buruknya kondisi kesehatan anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos, Robben Rico, saat menjadi narasumber dalam forum diskusi Jaringan Pemred Promedia (JPP) yang digelar secara daring pada Selasa, 20 November 2026.
Masalah Kesehatan Terungkap Sejak Awal
Rico menjelaskan, setiap calon siswa Sekolah Rakyat wajib menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum resmi mengikuti kegiatan belajar, terutama karena sistem pendidikan yang diterapkan berbasis asrama.
“Saat mereka masuk pertama kali tanggal 14 Juli 2025, sejak kelahiran Sekolah Rakyat, kami langsung melakukan cek kesehatan seluruh siswa,” ujar Rico.
Hasil pemeriksaan tersebut, kata Rico, cukup mencengangkan dan membuka mata pemerintah terhadap realitas yang dihadapi anak-anak miskin ekstrem.
“Hampir 100 persen dari mereka tidak pernah sikat gigi. Ini bukan karena mereka tidak mau, tapi karena tidak mampu,” ungkapnya.
Baca Juga: Bertahun-tahun Mengajar PAUD, Guru Ini Ungkap Gaji Bulanan Tak Sampai Rp300 Ribu Sebulan
Artikel Selanjutnya
Guru Honorer Menangis di Medsos, Ungkap Kesenjangan Gaji dengan Sopir MBG
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Guru Honorer Menangis di Medsos, Ungkap Kesenjangan Gaji dengan Sopir MBG
Sekjen Kemensos Beberkan Misi Sekolah Rakyat : Angkat Martabat Anak Kurang Mampu Jadi Generasi Berdaya
Bertahun-tahun Mengajar PAUD, Guru Ini Ungkap Gaji Bulanan Tak Sampai Rp300 Ribu Sebulan
Jalan Tanah hingga Tanpa Listrik, Sekjen Kemensos Kisahkan Kondisi Rumah Calon Siswa Sekolah Rakyat di Kalteng