Baca Juga: Fenomena Sinkhole di Sumbar Jadi Sorotan, Air Jernih dari Lubang Ambles Picu Rasa Penasaran Warga
Satu-satunya Akses ke Sekolah dan Kebun Warga
Berdasarkan informasi yang sama, jembatan gantung rusak tersebut menjadi tumpuan hidup bagi sekitar 720 Kepala Keluarga (KK) di Desa Segene Balik.
Selain menjadi akses utama bagi anak-anak untuk berangkat dan pulang sekolah, jembatan ini juga merupakan jalur vital warga menuju kebun, yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat setempat.
Kondisi ini diperkuat dengan unggahan video lain dari akun TikTok @onikaskus, yang memperlihatkan warga menyuarakan harapan agar pemerintah segera membangun kembali jembatan penghubung desa tersebut.
“Jadi, semua bapak dan ibunya menggendong di air yang mengalir ini. Jadi, saya mohon kepada pihak yang terkait untuk segera membangun jembatan tersebut,” ucap seorang warga dalam video itu.
Ia menambahkan, jembatan tersebut bukan hanya penting untuk aktivitas pendidikan, tetapi juga untuk keberlangsungan sektor pertanian warga.
“Supaya anak-anak kami yang sekolah dan pertanian bisa cepat akses jembatan. Itu harapan kami. Jadi, orang mau pergi ke kebun, melalui lintas ini dan ini satu-satunya aksesnya,” lanjutnya.
Aceh Tengah Masih Berstatus Tanggap Darurat
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah hingga kini masih menetapkan status tanggap darurat bencana.
Masa tanggap darurat tersebut kembali diperpanjang mulai 9 Januari hingga 22 Januari 2026, menyusul kondisi lapangan yang dinilai masih membutuhkan penanganan intensif.
Berdasarkan data Pemkab Aceh Tengah, tercatat masih ada 26 kampung yang berada dalam kondisi terisolir akibat akses jalan darat terputus dan jembatan yang belum tertangani secara permanen.
Tak sedikit warga di wilayah terdampak yang terpaksa menggunakan jalur darurat seperti tali sling, jembatan sementara, hingga menyebrangi sungai secara manual demi memenuhi kebutuhan sehari-hari dan distribusi bantuan logistik.
Pemerintah daerah menyatakan upaya pemulihan terus dilakukan secara bertahap, namun keterbatasan akses dan kondisi geografis menjadi tantangan besar dalam percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana. *****
Baca Juga: Rumah Hancur Diterjang Banjir, Anak-Anak Pedalaman Aceh Utara Tetap Ceria Saat Dapat Kasur Bantuan
Artikel Terkait
Rumah Hancur Diterjang Banjir, Anak-Anak Pedalaman Aceh Utara Tetap Ceria Saat Dapat Kasur Bantuan
Ramai Warga Minum Air Sinkhole Limapuluh Kota, Wagub Sumbar Tegaskan Tak Layak Konsumsi dan Berisiko Bakteri
Fenomena Sinkhole di Sumbar Jadi Sorotan, Air Jernih dari Lubang Ambles Picu Rasa Penasaran Warga
Pascabanjir Sumatera, Mendagri Tekankan Percepatan Pembersihan Lumpur Jelang Ramadan