Ketegangan itu akhirnya berubah menjadi rasa syukur setelah kedua guru berhasil tiba di seberang sungai dengan selamat.
“Selamat ini, Alhamdulillah,” ucap perekam video usai penyeberangan berhasil dilakukan.
Baca Juga: Viral Biaya Sumur Bor Rp150 Juta, Warga Aceh Timur Ungkap Fakta Pembuatan Cuma Rp15 Juta
Akses Darurat Warga Pascabanjir
Selain tali sling, tampak pula jalur alternatif berupa jembatan tali sederhana yang dibuat secara swadaya oleh warga.
Namun, kondisi jembatan tersebut dinilai tidak kalah berbahaya karena minim pengaman dan rawan licin.
Tali sling yang digunakan diketahui berasal dari kabel listrik milik PLN yang dimanfaatkan warga sebagai satu-satunya akses darurat setelah jembatan utama rusak diterjang banjir bandang dan longsor beberapa waktu lalu.
Hingga kini, tali sling tersebut menjadi sarana vital bagi warga Kecamatan Ketol untuk menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari pergi bekerja, ke sekolah, hingga mengangkut hasil bumi.
Baca Juga: Tumpukan Kayu Gelondongan Jadi Akses Darurat Relawan Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Aceh
Tuai Apresiasi Warganet
Aksi heroik para guru itu pun menuai beragam respons dari warganet. Ribuan komentar membanjiri unggahan video tersebut, mayoritas berisi pujian dan doa.
“Perjuangan guru demi mengajarkan murid-muridnya di sekolah yang patut diapresiasi,” tulis akun @Hen*.
“Semoga Allah memberikan keberkahan dan keselamatan dalam bertugas,” tulis akun @ind*.
“Semangat perjuangan guru mencerdaskan siswanya di Aceh,” komentar akun @Alay*****.
Tak sedikit pula warganet yang menyuarakan keprihatinan dan berharap pemerintah segera menyediakan akses yang lebih aman, termasuk alat pelindung seperti pelampung dan helm bagi warga yang harus menyeberangi sungai tersebut.
Tali Sling Jadi Nadi Kehidupan Warga
Bagi warga Ketol, tali sling bukan sekadar alat penyeberangan, melainkan nadi kehidupan pascabencana.
Jalur tersebut juga digunakan untuk mengangkut hasil pertanian seperti durian, cabai, kopi, hingga beras agar tetap bisa sampai ke pasar.
Artikel Terkait
Lumpur Pascabanjir Menggunung, Warga Aceh Timur Terpaksa Sewa Beko untuk Bersihkan Rumah
Tumpukan Kayu Gelondongan Jadi Akses Darurat Relawan Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Aceh
Viral Biaya Sumur Bor Rp150 Juta, Warga Aceh Timur Ungkap Fakta Pembuatan Cuma Rp15 Juta
Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang, Anak-Anak Tetap Antusias Meski Belum Pakai Seragam