Beberapa fasilitas belajar mengajar terlihat rusak dan belum dapat digunakan secara optimal.
Baca Juga: Tumpukan Kayu Gelondongan Jadi Akses Darurat Relawan Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Aceh
Proses Belajar Dilakukan Bertahap
Selain video dari warga, akun resmi SMKN 3 Karang Baru, Aceh Tamiang juga membagikan momen hari pertama sekolah.
Dalam unggahannya, para siswa terlihat berkumpul di lapangan sekolah bersama para guru.
Menariknya, para guru pun tampak tidak mengenakan seragam mengajar seperti hari-hari normal.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa proses pembelajaran masih dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi sekolah pascabencana.
Faktor kebersihan lingkungan, kesiapan sarana dan prasarana, serta keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi pertimbangan utama sebelum kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.
“Sekolah dibuka secara bertahap dengan memperhatikan kebersihan lingkungan, kesiapan sarana prasarana, serta keselamatan warga sekolah,” tulis keterangan pihak sekolah.
“Ini langkah awal untuk bangkit bersama dan melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan,” lanjutnya.
Pihak sekolah juga disebut masih melakukan pendataan terhadap kerusakan fasilitas pendidikan, termasuk kebutuhan mendesak seperti meja, kursi, buku pelajaran, serta alat tulis bagi siswa yang hilang atau rusak akibat banjir.
Baca Juga: Lumpur Pascabanjir Menggunung, Warga Aceh Timur Terpaksa Sewa Beko untuk Bersihkan Rumah
Tuai Pujian dan Simpati Warganet
Unggahan video hari pertama sekolah tersebut menuai banyak pujian dan simpati dari warganet.
Banyak yang terharu melihat semangat anak-anak Aceh Tamiang yang tetap ingin belajar meski dalam kondisi serba terbatas.
“Alhamdulillah sekolahnya masih utuh, semangat adek-adek,” tulis akun @eli_*****.
“Nggak apa-apa pakai baju biasa dulu, yang penting semangat buat sekolah lagi,” tulis akun @alg*******.
Artikel Terkait
Aksi Kemanusiaan Azzahra Putri di Aceh, Sisipkan Pesan Empati untuk Anak-Anak Indonesia
Lumpur Pascabanjir Menggunung, Warga Aceh Timur Terpaksa Sewa Beko untuk Bersihkan Rumah
Tumpukan Kayu Gelondongan Jadi Akses Darurat Relawan Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Aceh
Viral Biaya Sumur Bor Rp150 Juta, Warga Aceh Timur Ungkap Fakta Pembuatan Cuma Rp15 Juta