Setelah Terputus Banjir Bandang, Jalur Tenge Besi Kembali Dibuka untuk Distribusi Bantuan ke Takengon

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Rabu, 24 Desember 2025 | 14:35 WIB
Jalur Tenge Besi yang menghubungkan Bireuen dan Takengon sudah mulai bisa diakses untuk memperlancar distribusi bantuan - WartaPesona.com (instagram : keber_gayo)
Jalur Tenge Besi yang menghubungkan Bireuen dan Takengon sudah mulai bisa diakses untuk memperlancar distribusi bantuan - WartaPesona.com (instagram : keber_gayo)

Sejumlah wilayah masih dalam kondisi terisolasi akibat akses transportasi yang belum sepenuhnya pulih.

Hingga Senin, 22 Desember 2025, tercatat sekitar 35.265 jiwa masih terisolir pascabanjir dan longsor.

Data dari Posko Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Aceh Tengah mencatat, bencana ini berdampak pada 14 kecamatan dan 295 desa, dengan total 234.710 jiwa terdampak.

Selain itu, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 24 orang, sementara 4 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.

Adapun jumlah pengungsi mencapai 13.201 jiwa yang tersebar di 65 titik pengungsian.

Baca Juga: Kisah Pesantren yang Jadi Benteng Alami di Tengah Terjangan Banjir Bandang Aceh Tamiang

Asa Pemulihan Wilayah Tengah Aceh

Pembukaan jalur Tenge Besi menjadi langkah krusial dalam upaya pemulihan wilayah tengah Aceh.

Dengan kembali terbukanya akses darat, diharapkan distribusi bantuan, evakuasi korban, serta pemulihan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Di tengah duka bencana, terbukanya jalur ini menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi warga Takengon, Bener Meriah, dan sekitarnya yang selama ini bertahan dalam keterisolasian. *****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X