Kerugian ekonomi, trauma psikologis, dan kekhawatiran akan masa depan masih menghantui para korban, terutama para orang tua yang harus memikirkan keberlangsungan hidup dan pendidikan anak-anak mereka.
Banyak warga Aceh Tamiang yang kini berada dalam situasi serupa kehilangan mata pencaharian, rumah rusak, dan bergantung pada bantuan.
Kisah pilu ini menjadi pengingat bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya soal perbaikan fisik, tetapi juga pemulihan ekonomi dan mental masyarakat agar mereka dapat kembali bangkit dan menjalani hidup dengan martabat. *****
Artikel Terkait
Tiga Pekan Tanpa Listrik Berakhir, Ibu-ibu Aceh Tengah Sambut Nyala Genset dengan Sorak Haru
Ferry Irwandi Ungkap Keteguhan Warga Aceh Tengah, Panen Cabe Jadi Penggerak Ekonomi
Rumah Musnah, Suami Hilang, Ibu di Aceh Utara Rawat Anak Sakit di Tenda Pengungsian
BNPB Hadir untuk Aceh Utara, Kepala BNPB Janjikan Dukungan Penuh