Koneksi Internet Jadi Obat Rindu, Ayah Pengungsi Aceh Tamiang Menangis Bahagia

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 16 Desember 2025 | 10:04 WIB
Momen haru ayah pengungsi di Aceh Tamiang berhasil terhubung dengan anaknya melalui panggilan video setelah banjir - WartaPesona.com (Lamongan Network)
Momen haru ayah pengungsi di Aceh Tamiang berhasil terhubung dengan anaknya melalui panggilan video setelah banjir - WartaPesona.com (Lamongan Network)

WartaPesona.com – Bencana banjir yang melanda Aceh Tamiang tidak hanya merenggut rumah dan harta benda warga, tetapi juga memutus akses komunikasi, meninggalkan rasa cemas yang mendalam bagi para pengungsi dan keluarga yang terpisah.

Terbatasnya jaringan telekomunikasi membuat banyak warga tidak dapat mengabarkan kondisi mereka, menambah beban psikologis di tengah situasi darurat.

Di tengah kondisi sulit tersebut, sebuah momen penuh haru terekam di salah satu posko pengungsian di Aceh Tamiang.

Seorang ayah pengungsi akhirnya bisa kembali terhubung dengan anaknya setelah akses internet di lokasi pengungsian mulai pulih.

Baca Juga: Usai Viral Aksi Angkut Beras di Sumbar, Menko Zulhas Tinjau Dampak Bencana di Aceh Utara

Momen emosional itu menjadi secercah titik terang di tengah duka akibat bencana.

Peristiwa tersebut diabadikan dalam sebuah video yang kemudian diunggah oleh akun TikTok @PetuahTV pada Senin, 15 Desember 2025.

Video itu dengan cepat menyita perhatian warganet karena menggambarkan betapa sederhananya kebahagiaan di tengah kondisi darurat, cukup dengan satu panggilan video untuk menghapus rasa cemas dan rindu yang menumpuk.

Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, terlihat seorang pria pengungsi tampak sumringah setelah berhasil mendapatkan akses internet.

Baca Juga: Dua Pekan Bertahan dengan Mie Instan, Pengungsi Aceh Tamiang Akhirnya Cicipi Nasi Padang

Dengan wajah penuh lega, ia langsung memanfaatkan momen itu untuk menghubungi keluarganya yang berada di lokasi berbeda.

Tangannya terlihat sedikit gemetar saat memegang ponsel, seolah tak ingin menyia-nyiakan kesempatan berharga tersebut.

Kebahagiaan pria itu mencapai puncaknya ketika layar ponselnya menampilkan wajah sang anak yang masih kecil.

Rasa rindu dan kekhawatiran yang selama ini terpendam seketika sirna. Senyum lebar dan mata yang berkaca-kaca menjadi saksi betapa berarti momen tersebut baginya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB
X