WartaPesona.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan bahwa keberanian adalah modal utama untuk melahirkan wirausaha hebat Indonesia.
Saat ini banyak pengusaha UMKM memiliki ide besar dan perencanaan matang, namun sering kali saat harus mengambil keputusan penting untuk mengeksekusi langkah usaha.
Maman menyatakan “Risk taking itu tidak sesederhana yang kita ucapkan. Banyak yang punya konsep luar biasa, tetapi ketika harus mengambil keputusan untuk mengeksekusinya, keberanian itu sering kali hilang.”
Tak hanya itu, Maman juga menekankan tentang pentingnya membangun optimisme di kalangan wirausaha. Ajang Apresiasi Wirausaha Inspiratif 2025 menjadi momentum untuk memperkuat kreativitas, inovasi, dan semangat pelaku usaha di seluruh Indonesia.
“Ada dua hal yang ingin saya tegaskan. Pertama, memberikan optimisme kepada para entrepreneur dan UMKM agar mulai bangkit, serius berinovasi, dan meningkatkan kreativitas produk anak negeri. Kedua, ini adalah bagian dari self control dan komitmen kita untuk terus mendorong kebijakan yang pro terhadap UMKM di Indonesia,” tambahnya.
Maman menjelaskan bahwa jiwa kewirausahaan yang kuat akan membentuk pola pikir yang tepat dalam memulai usaha, menangkap peluang, menjalankan operasional, hingga mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Dengan demikian, pemerintah memastikan hadir memberikan kesempatan nyata sebagai ruang tumbuh bagi UMKM.
“Keberanian tanpa kesempatan hanya akan membuat pengusaha mengambang. Di sinilah peran pemerintah, bukan hanya memberi motivasi, tetapi juga menghadirkan peluang yang konkret,” tegasnya.
Sepanjang tahun 2025, Kementerian UMKM melalui Deputi Bidang Kewirausahaan telah memberikan fasilitasi dan pendampingan kepada 6.926 wirausaha melalui 73 kegiatan di 12 provinsi, bekerja sama dengan 34 mitra melalui platform Entrepreneur Hub.
Kolaborasi lintas sektor mulai dari lembaga pembiayaan hingga mitra korporasi dinilai sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan UMKM.
“UMKM tidak boleh berjalan sendiri. Akselerasi akan lebih cepat jika dikolaborasikan dengan pendanaan dan kemitraan swasta. Inilah ekosistem yang ingin kita bangun,” jelas Maman.
Untuk tahun 2026, pemerintah memastikan akan melakukan akselerasi sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap seluruh program penguatan UMKM.
“Tahun depan kita akselerasi kembali. Yang sudah baik kita pertahankan, yang perlu perbaikan kita evaluasi demi hasil yang maksimal,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen membangun ekosistem UMKM yang inklusif dan kolaboratif.
Muhaimin menambahkan “Ajang ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menyiapkan struktur ekonomi yang memberi ruang tumbuh cepat bagi UMKM.” *****
Artikel Terkait
Sukses Digelar, Mai Hang Food Festival 2025 Jadi Momentum Kebangkitan Kuliner Flores
Mendagri Beberkan Alasan Penjarahan Terjadi : Bantuan Terhambat, Warga Terisolasi Berhari-Hari
Kamu Punya Asam Lambung ? Yuk Simak Minuman untuk Penderita Asam Lambung
Mau Mulai Usaha Makanan? Coba 5 Lauk Kering yang Pasti Modal Kecil, Untung Besar!