Gubernur Koster bersama Bupati Klungkung juga memandang tentang kepentingan masa depan Bali berkaitan dengan menjaga alam, manusia, dan kebudayaan Bali dan penyelenggaraan kepariwisataan berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat.
Ni Luh menyampaikan “Setiap pembangunan harus melalui kajian lingkungan, sosial, dan tata ruang yang mendalam agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.”
Baca Juga: BPOLBF Bersihkan Pantai Pede, Kumpulkan 53 Kg Sampah dalam Gerakan Wisata Bersih
Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Suparta, juga menambahkan ada tiga pelanggaran utama yang membuat proyek harus dihentikan.
“Ada aktivitas di pinggir tebing, pembangunan landasan di area pasir yang merupakan tanah negara, dan proyek dilakukan di wilayah mitigasi bencana. Itu jelas melanggar,” ujarnya. Selain itu, kelengkapan dokumen perizinan juga belum terpenuhi.
Proyek ini sendiri merupakan kerja sama antara investor China dengan PT Bina Nusa Properti (BNP) dan Banjar Adat Karang Dawa, Desa Bungamekar, Nusa Penida.
Peletakan batu pertama sudah dilakukan pada 7 Juli 2023. Lift tersebut dibuat dengan konsep yang mirip lift kaca di Taman Hutan Nasional Zhangjiajie, Hunan, China yang dikenal sebagai “Gunung Avatar.”
Bahkan, investor yang mengerjakan proyek di Bali adalah pihak yang sama dengan pembuat lift di Zhangjiajie.
Kontroversi di Masyarakat
Masalah ini juga menjadi topik perbincagan di masyarakat, yang dimana membuat berbagai kontroversi pendapat masyarakat dari pembongkaran proyek tersebut.
Mulai dari yang membahas kembali kenapa bisa di bangun proyek ini karena dari awal masyarakat khawatir karena lift ini dibangun di jurang, juga masyarakat menilai proyek ini merusak estetika dari pantai kelingking.
Artikel Terkait
Kemenpar–Kemenimipas Satukan Langkah Perkuat Layanan Imigrasi untuk Dorong Pariwisata
Tiga Menteri RI Kompak Bangun NTT: AHY, Iftitah, dan Teuku Riefky Kuatkan Infrastruktur dan Ekraf di Labuan Bajo
Detik-detik Cessna Jatuh di Sawah Karawang: Mesin Mendadak ‘Loss Power’ di Ketinggian 5.500 Kaki
Malaysia Jadi Pasar Utama, Kemenpar Intensifkan Promosi Jatim Lewat Wonderful Indonesia Journey