“Program BPOLBF tahun ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola destinasi serta membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. Kami terus menjaga kinerja agar selaras dengan indikator utama Kemenpar, baik dalam penyerapan anggaran maupun capaian output. Semua ini merupakan wujud komitmen kami untuk mewujudkan pariwisata Labuan Bajo Flores yang berkualitas dan berdaya saing,” jelas Dwi Marhen.
Baca Juga: Kemenpar Apresiasi Maskapai Eastar Jet Buka Rute Penerbangan Incheon-Manado
Usai kegiatan pembinaan, rombongan Deputi Kemenpar melanjutkan kunjungan lapangan ke Natas Parapuar untuk meninjau langsung progres pengembangan kawasan wisata unggulan tersebut.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat destinasi prioritas nasional melalui sinergi antara pemerintah pusat, BPOLBF, dan pemangku kepentingan daerah.***
Artikel Terkait
Menteri Pariwisata Apresiasi Keragaman Ide dan Inovasi Bisnis Finalis Demoday FSI 2025
Kecil-Kecil Tapi Penting! Stasiun Gubug Bukti Peran Besar Transportasi Daerah
Kereta Makassar-Parepare: Cara Baru Menjelajahi Keindahan Sulawesi Selatan
Cross Border Tourism, Membangun Pariwisata dari Perbatasan