Prabowo Ingin Biaya Haji Terus Turun, Waktu Tunggu Diupayakan Kurang dari 26 Tahun

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 08:35 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, 20 Oktober 2025 - WartaPesona.com   (PresidenRI.go.id)
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, 20 Oktober 2025 - WartaPesona.com (PresidenRI.go.id)

“Saya datangi beberapa kali, saya lobi terus. Dan untuk pertama kali dalam sejarah, negara asing diizinkan memiliki lahan di Kota Suci. Mereka ubah undang-undangnya khusus untuk kita,” ungkap Prabowo.

Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo: Rp 306 Triliun Anggaran Rawan Korupsi Dialihkan ke Program Pro-Rakyat

Menurutnya, saat ini pemerintah tengah mencari lokasi strategis untuk pembangunan Kampung Indonesia tersebut, yang diharapkan tidak jauh dari Masjidil Haram.

“Mudah-mudahan tidak lama lagi kita akan punya kampung haji sendiri. Berarti nanti fasilitasnya bisa kita atur sendiri,” ujarnya.

Tahun 2025, pemerintah bersama DPR telah menyepakati rata-rata BPIH sebesar Rp 89,41 juta per calon jamaah, turun dibandingkan rerata 2024 sebesar Rp 93,41 juta.

Penurunan ini juga menurunkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar langsung oleh jamaah, menjadi rata-rata Rp 55,43 juta atau sekitar 62 persen dari total BPIH 2025.

Prabowo menegaskan, langkah efisiensi ini merupakan bagian dari reformasi menyeluruh dalam penyelenggaraan ibadah haji agar pelayanan bagi jamaah semakin transparan, profesional, dan menekan beban biaya yang selama ini dirasakan masyarakat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X