Subsidi Berkurang Bukan untuk Menaikkan Tarif Listrik
Tujuan penggunaan PLTS dan sumber energi terbarukan yang diharapkan bisa mengurangi anggaran subsidi, tidak serta-merta tarif listrik akan naik.
“Kalau subsidi berkurang bukan berarti naikin harganya, dicari sumber-sumber yang penghasil listrik yang pembiayaannya murah. Namanya usaha,” terangnya.
Menyerahkan pada Kementerian ESDM, Kemenkeu akan Fokus Investasi
Untuk perhitungan estimasi penerapannya, Purbaya menyatakan akan diserahkan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Pihaknya akan fokus pada anggaran dan investasi di awal program.
“Pasti pertama ada pembiayaan sedikit kan, awalnya ada investasi. Kita akan hitung ulang itu,” kata Menteri Keuangan pengganti Sri Mulyani ini.
“Kalau investasi besar tapi betul-betul menghasilkan, nanti begitu jadi listrik yang lebih murah, yang bisa mengurangi subsidi dalam berapa puluh tahun ke depan, saya nggak akan ragu untuk membiayainya. Maunya pengurangan subsidi hilang semua, tapi nggak segampang itu, sedang dikembangkan teknologinya untuk lebih murah lagi,” paparnya.
Purbaya juga mengatakan telah melihat desain PLTS untuk membuat baterai dan solar panel sendiri, meski menjanjikan namun menurutnya masih ada yang perlu diperbaiki.
“Tapi itu pasti kelihatannya ke depan akan bisa dicapai,” tandasnya.
***
Artikel Terkait
Menapaki Karier Hasan Nasbi, Eks Kepala PCO yang Kini Duduk di Komisaris Pertamina
Soal Pencairan Dana Rp200 Triliun ke Bank, dari Wanti-wanti KPK soal Kredit Fiktif hingga Jawaban Tegas Menkeu Purbaya
Kontroversi Asal Mutasi Kepsek oleh Wali Kota Prabumulih, Kemendagri Sentil Kepala Daerah Harus Taat Aturan
Menelaah Usulan DPR untuk Mengganti MBG Jadi Uang Tunai, Istana: Konsep Sekarang yang Terbaik