WartaPesona.com — Di balik nama besar sebagai akademisi dan antropolog senior, Nurmala Kartini Sjahrir menorehkan kiprah panjang yang menembus batas dunia pendidikan, sosial, politik, hingga diplomasi.
Kini, perempuan tangguh berusia 75 tahun itu kembali dipercaya untuk mengemban amanah besar: dicalonkan sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang.
Kartini menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR RI pada Sabtu, 5 Juli 2025.
Ia membawa perspektif tajam terkait hubungan Indonesia-Jepang yang strategis, tak hanya dari sisi ekonomi dan teknologi, tetapi juga sumber daya manusia.
“Jepang negara maju dengan teknologi, sementara Indonesia kaya sumber daya alam dan manusia. Kombinasi itu bisa dikuatkan untuk masa depan,” ujarnya seusai sesi fit and proper test.
Kartini menyoroti hubungan bilateral yang telah berlangsung sejak 1958 dan menganggap penting memperkuatnya dalam kerangka Indonesia Emas 2045.
Sebagai adik dari Mantan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Kartini bukan hanya hidup dalam lingkaran pengambil kebijakan, tapi juga telah teruji dalam banyak medan.
Ia menyelesaikan pendidikan doktoral bidang antropologi di Boston University dan sempat menjadi dosen di Universitas Indonesia.
Baca Juga: Diplomasi Indonesia Naik Kelas: Calon Dubes Dipenuhi Figur Strategis dan Berpengalaman
Di dunia profesional, Kartini juga dikenal sebagai Komisaris Independen Siloam Hospitals serta menjabat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Sumatera Utara (2020–2025).
Ia tak asing dalam dunia sosial, pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) dan editor di Yayasan Obor Indonesia.
Namun, yang jarang disorot adalah rekam jejak diplomatiknya yang kuat. Ia pernah dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2010 menjadi Duta Besar RI untuk Argentina, sekaligus merangkap Paraguay dan Uruguay.
Artikel Terkait
Strategi Sinergi: Anak Haji Isam Akuisisi 15% Saham 'Jagonya Ayam' dari KFC senilai Rp 54,4 M
Jalan Buntu Diplomasi Ukraina: AS Geram, Rusia Tegas Bertahan
Diplomasi Indonesia Naik Kelas: Calon Dubes Dipenuhi Figur Strategis dan Berpengalaman
Indonesia Siapkan Diplomat Strategis untuk Washington: Eks Menko Kemaritiman Diusulkan Jadi Dubes AS