Presiden Prabowo Luncurkan Stimulus Ekonomi Rp24,44 Triliun untuk Perkuat Ketahanan dan Akselerasi Pertumbuhan Nasional

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Selasa, 3 Juni 2025 | 22:17 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (02/06/2025) guna merespons meningkatnya risiko pelemahan ekonomi nasional akibat tekanan global.  (Foto: setneg.go.id)
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (02/06/2025) guna merespons meningkatnya risiko pelemahan ekonomi nasional akibat tekanan global. (Foto: setneg.go.id)

Tak hanya itu, iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) juga diberikan potongan 50% bagi 2,7 juta pekerja di enam sektor industri padat karya yang terdampak tekanan ekspor global.

Sinergi APBN dan Non-APBN
Secara keseluruhan, nilai total stimulus ekonomi mencapai Rp24,44 triliun, dengan rincian Rp23,59 triliun bersumber dari APBN dan Rp0,85 triliun dari sumber non-APBN.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Presiden Prabowo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian penguatan daya beli masyarakat, pemerintah juga akan mencairkan gaji ke-13 pada bulan Juni 2025 senilai Rp49,3 triliun bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan.

Optimisme Pemerintah Jaga Pertumbuhan
Menteri Keuangan menegaskan bahwa langkah-langkah ini akan melengkapi program strategis nasional lainnya, seperti program makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, sekolah rakyat, dan rehabilitasi sekolah yang dialokasikan anggaran sebesar Rp16 triliun.

"Dengan adanya stimulus ini, serta percepatan program-program pemerintah, kami optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun 2025 dapat dijaga mendekati angka 5 persen, meskipun tekanan global terus meningkat," tutup Sri Mulyani.

Paket stimulus ini diharapkan tidak hanya mampu menahan pelemahan ekonomi, tetapi juga menjadi pendorong awal bagi transformasi ekonomi nasional menuju arah yang lebih tangguh, adil, dan berkelanjutan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X