WartaPesona.com- Madrid, 30 Mei 2025 — Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, yang dikenal sebagai Ni Luh Puspa, mewakili Indonesia dalam Sesi ke-123 Dewan Eksekutif United Nations Tourism (UN Tourism) yang berlangsung di Madrid, Spanyol, sejak 27 Mei 2025.
Kehadiran ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia sebagai anggota Dewan Eksekutif UN Tourism untuk kawasan Asia Timur dan Pasifik periode 2023–2027.
Dalam pertemuan tersebut, Wamenpar menyampaikan pentingnya keterlibatan aktif Indonesia dalam pembahasan agenda-agenda strategis pariwisata global, termasuk pemilihan calon Sekretaris Jenderal UN Tourism periode 2026–2029.
Baca Juga: Kuasai Bahasa Asing dalam Waktu Singkat: Buka Pintu Karier Globalmu!
“Sebagai anggota Dewan Eksekutif, Indonesia berkewajiban hadir dalam seluruh pertemuan resmi. Lebih dari itu, partisipasi ini merupakan wujud nyata peran Indonesia dalam mendorong arah pembangunan pariwisata dunia yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Ni Luh Puspa.
Promosi Pariwisata Berkelanjutan dan Diplomasi Bilateral
Dalam forum tersebut, Ni Luh Puspa juga menegaskan komitmen Indonesia terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan, khususnya melalui program desa wisata dan investasi hijau (green tourism investment). Program ini dinilai sejalan dengan fokus UN Tourism dalam memperkuat pariwisata berbasis komunitas dan lingkungan.
Di sela kegiatan, Wamenpar juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perindustrian dan Pariwisata Kerajaan Spanyol, Rosario Sanchez Grau, serta pejabat setingkat menteri dari Meksiko dan Tunisia. Pertemuan ini bertujuan mempererat kerja sama internasional dalam pengembangan sektor pariwisata yang adaptif dan inovatif.
Baca Juga: Mitos Terpatahkan! Makanan Tak Lazim Ini Justru Sumber Kesehatan Tersembunyi
Indonesia Spice Up the World
Selain agenda utama, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan program unggulan Indonesia Spice Up the World (ISUTW), yang bertujuan memperluas eksistensi kuliner dan rempah-rempah Indonesia di pasar global sebagai bagian dari diplomasi budaya.
"ISUTW adalah jembatan untuk mengenalkan kekayaan kuliner Indonesia sekaligus mendorong ekspor bumbu dan produk UMKM kita," kata Ni Luh Puspa.
Penegasan Komitmen Global
Partisipasi Indonesia dalam forum UN Tourism ini menunjukkan posisi strategis Indonesia di panggung pariwisata dunia.
Dengan pendekatan yang menekankan kolaborasi, keberlanjutan, dan inovasi, Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi global dalam pengembangan sektor pariwisata pascapandemi.***
Artikel Terkait
Kemenpar dan Asosiasi Pariwisata Bersatu, Bali Menuju Pariwisata Berkelanjutan
Libur Natal & Tahun Baru 2025: Strategi Kemenpar Tingkatkan Wisata dan Ekonomi Nasional
Pra-Rakornas Kemenpar: Membangun Pariwisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Pentahelix
Kemenpar Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Lewat Kampanye Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dan Inovasi Digital
Penurunan Mobilitas di Pulau Bali Selama Libur Nataru 2024: Kemenpar Nyatakan Wisata Tetap Aman dan Nyaman
Gerakan Wisata Bersih: Kemenpar Gelar Program Unggulan untuk Kebersihan Destinasi dan Keselamatan Wisatawan
Menpar Widiyanti Putri Wardhana Lantik Pejabat Baru di Kemenpar, Tegaskan 7 Prinsip untuk Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif: Strategi Inklusif dan Berkelanjutan Kemenpar Dorong Kebangkitan Sektor Wisata Nasional