Indonesia–Prancis Perkuat Kemitraan Strategis Melalui 21 Kesepakatan Bilateral di Era Presiden Macron dan Prabowo

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Kamis, 29 Mei 2025 | 23:15 WIB
 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia Dalam seremoni yang digelar di ruang kredensial Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/05/2025). (Foto: Setneg.go.id)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia Dalam seremoni yang digelar di ruang kredensial Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/05/2025). (Foto: Setneg.go.id)

WartaPesona.com- Kunjungan kenegaraan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia pada 28 Mei 2025 menandai tonggak penting dalam hubungan bilateral Indonesia dan Prancis.

Dalam seremoni resmi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, sebanyak 21 kesepakatan strategis ditandatangani, ditunjukkan, dan diumumkan, mencerminkan penguatan kemitraan lintas sektor antara kedua negara.

Kedua kepala negara, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Macron, menyaksikan langsung penandatanganan empat deklarasi bersama, termasuk Joint Vision 2050, strategi kebudayaan bilateral, komitmen terhadap penyelesaian damai konflik Palestina, serta pernyataan bersama kenegaraan.

Baca Juga: Bansos PKH dan Sembako Tahap II 2025 Disalurkan: 16,5 Juta Keluarga Terima Bantuan Berdasarkan DTSEN

Deklarasi ini mempertegas visi jangka panjang dan kesamaan nilai dalam menjaga perdamaian serta membangun kerja sama global.

Sebanyak 11 dokumen kerja sama antarpemerintah (G-to-G) dan antarlembaga (P-to-P) turut ditandatangani, meliputi sektor diplomasi, pertahanan, pertanian, mineral kritis, kehutanan, ekonomi kreatif, transportasi, hingga manajemen bencana.

Kolaborasi ini memperluas cakupan kemitraan dari sektor tradisional ke bidang-bidang strategis baru.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Sinergi Ekonomi ASEAN-GCC dan Komitmen pada Kesejahteraan Pekerja Migran

Tak hanya itu, lima kesepakatan kerja sama strategis ditampilkan di hadapan para pemimpin negara, termasuk proyek transisi energi, ketahanan pangan, serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Indonesia dan Banque de France semakin menegaskan sinergi dalam sektor keuangan.

Kunjungan ini bukan hanya simbol diplomasi tingkat tinggi, tetapi juga representasi konkret dari kolaborasi jangka panjang Indonesia–Prancis.

Dengan mengedepankan nilai inklusivitas, keberlanjutan, dan kedaulatan, kedua negara memperkuat fondasi untuk masa depan bersama yang lebih maju dan seimbang.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X