Ia menegaskan bahwa Sky Lancing akan terus dikembangkan menjadi zona unggulan olahraga udara.
Acara juga turut dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanantha Nasir serta Asisten Deputi Event Internasional Kemenparekraf Hafiz Agung Rifai, memperkuat pesan bahwa sport tourism adalah bagian dari diplomasi pariwisata Indonesia di tingkat global.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan Paragliding World Cup 2025, Lombok kini mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan sport tourism di Asia Tenggara, sekaligus mempercepat langkah Indonesia menuju poros wisata olahraga dunia.***
Artikel Terkait
Kemenpar Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,25 Triliun Untuk Optimalkan Program Pariwisata Berkelas Dunia
Kolaborasi Menyambut Wisman 2025: Kemenpar Perkuat Tiga Pintu Masuk Utama Indonesia
Sinergi Global untuk Pariwisata Indonesia: Kemenpar dan Qatar Airways Perluas Jangkauan Promosi Internasional
Koperasi Merah Putih: Sinergi Strategis Kemenpar dan Kemenkop Bangkitkan Potensi Desa Wisata
Menata Ulang Wisata Edukasi: Kemenpar Susun Regulasi Demi Keamanan dan Nilai Pembelajaran
Kemenpar Intensifkan Evaluasi Geopark Kaldera Toba: Strategi Nasional Hadapi “Yellow Card” UNESCO