Dalam jangka panjang, ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia dalam sektor pariwisata.
Turut hadir dalam acara ini, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini, Direktur Strategi PT Pelindo Prasetyo, President Director PT Marina Development Indonesia Ulf Backlund, dan Kepala KSOP Benoa Aprianus Hangky.
Dengan dibangunnya marina kelas dunia ini, Indonesia bersiap menjadi magnet baru dalam peta pelayaran internasional, membuktikan bahwa potensi maritim Tanah Air tak hanya luas, tetapi juga siap dikelola secara profesional dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Kemenpar Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,25 Triliun Untuk Optimalkan Program Pariwisata Berkelas Dunia
Kolaborasi Menyambut Wisman 2025: Kemenpar Perkuat Tiga Pintu Masuk Utama Indonesia
Sinergi Global untuk Pariwisata Indonesia: Kemenpar dan Qatar Airways Perluas Jangkauan Promosi Internasional
Koperasi Merah Putih: Sinergi Strategis Kemenpar dan Kemenkop Bangkitkan Potensi Desa Wisata
Menata Ulang Wisata Edukasi: Kemenpar Susun Regulasi Demi Keamanan dan Nilai Pembelajaran
Kemenpar Intensifkan Evaluasi Geopark Kaldera Toba: Strategi Nasional Hadapi “Yellow Card” UNESCO