Presiden Prabowo Ajak Dunia Islam Bersatu dan Bertindak Nyata Dukung Kemerdekaan Palestina

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Kamis, 15 Mei 2025 | 23:44 WIB
Presiden saat membuka The 19th Session of the Conference of the Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC) and Related Meetings yang digelar di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu (14/05/2025). (Foto: Setneg.go.id)
Presiden saat membuka The 19th Session of the Conference of the Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC) and Related Meetings yang digelar di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu (14/05/2025). (Foto: Setneg.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta, 14 Mei 2025 — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan posisi tegas Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan menyerukan dunia Islam untuk mengambil langkah nyata.

Pernyataan ini disampaikan saat membuka secara resmi The 19th Session of the Conference of the Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC) yang berlangsung di Gedung Nusantara, kompleks DPR/MPR/DPD RI, Jakarta.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti urgensi tindakan konkret atas penderitaan panjang rakyat Palestina.

Baca Juga: Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Brunei, Pererat Hubungan Bilateral Indonesia–Brunei

Ia menyampaikan bahwa sudah saatnya dunia Islam melampaui wacana dan resolusi yang tidak berdampak nyata di lapangan.

“Rakyat Palestina telah terlalu lama menjadi korban. Sudah waktunya kita menunjukkan keberpihakan yang nyata, bukan sekadar menyusun resolusi,” tegas Presiden.

Presiden juga mengajak negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk menanggalkan perbedaan internal dan memperkuat semangat kolektif demi kemaslahatan umat.

Baca Juga: Rindu: Sebuah Perjalanan Spiritual Menuju Penerimaan dan Kedamaian

Menurutnya, persatuan umat Islam menjadi kunci untuk membangun kembali kejayaan peradaban Islam, termasuk dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Islam pernah menjadi pusat ilmu dan peradaban dunia. Kita harus bangkit kembali dan mengambil peran strategis di tingkat global,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam momen tersebut, Presiden juga mengangkat keteladanan para tokoh besar Islam seperti Salahuddin Al-Ayyubi, Umar bin Khattab, dan Muhammad Al-Fatih, sebagai inspirasi bagi kepemimpinan Islam masa kini yang berlandaskan kasih sayang, keadilan, dan pengabdian terhadap kemanusiaan.

Baca Juga: Memahami Generasi: Sebuah Perjalanan Melalui Waktu dan Budaya

“Kekuatan sejati seorang pemimpin tidak hanya diukur dari kekuasaan, tetapi dari kasih sayang dan tekad untuk melindungi yang lemah,” ucapnya.

Kehadiran para delegasi dari berbagai negara Islam pada konferensi ini diharapkan dapat memperkuat diplomasi solidaritas dan mendorong dunia Islam untuk lebih aktif dalam mendukung kemerdekaan Palestina secara nyata dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X