Pengembangan produk pariwisata yang menarik dan inovatif;
Penciptaan konten promosi digital dan kampanye multimedia yang kreatif.
“Kami percaya, promosi yang terarah, berbasis kerja sama strategis dengan pihak global seperti Qatar Airways, akan memperkuat narasi positif tentang Indonesia sebagai destinasi wisata pilihan di dunia,” ujar Made.
Sementara itu, Matt Raos menyampaikan antusiasmenya terhadap kemitraan ini. “Indonesia adalah mitra strategis yang memiliki potensi luar biasa dalam sektor pariwisata.
Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan besar ini, dan yakin sinergi ini akan membuka peluang yang luas untuk mendorong pertumbuhan wisatawan mancanegara ke Indonesia,” jelasnya.
Kerja sama ini juga mencerminkan semangat diplomasi pariwisata Indonesia yang progresif, dengan memanfaatkan jaringan maskapai global untuk mendongkrak daya saing dan visibilitas destinasi-destinasi unggulan Tanah Air.
Mulai dari Bali, Labuan Bajo, Danau Toba, hingga Mandalika dan Likupang—semua memiliki potensi besar untuk diperkenalkan kepada dunia melalui konektivitas dan promosi internasional yang kuat.
Langkah ini sejalan dengan upaya Kemenparekraf untuk meningkatkan Travel and Tourism Development Index (TTDI) Indonesia sekaligus mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2025.
Kolaborasi dengan pelaku industri penerbangan global dipandang sebagai pilar penting dalam mengakselerasi pemulihan dan pertumbuhan pariwisata pascapandemi.
Dengan semangat kolaborasi dan visi yang selaras, kerja sama antara Kemenparekraf dan Qatar Airways diharapkan menjadi tonggak baru dalam diplomasi pariwisata yang efektif, inklusif, dan berorientasi masa depan.
Indonesia bukan hanya siap menerima wisatawan, tetapi juga tampil sebagai destinasi yang mampu bersaing secara global, sekaligus menjaga nilai-nilai keberlanjutan dan keramahtamahan budaya.***
Artikel Terkait
Kemenpar Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,25 Triliun Untuk Optimalkan Program Pariwisata Berkelas Dunia
Kolaborasi Menyambut Wisman 2025: Kemenpar Perkuat Tiga Pintu Masuk Utama Indonesia