Persahabatan yang Menyatukan Bangsa: PresidenPrabowo dan PM Zahid Pererat Hubungan RI-Malaysia

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Rabu, 23 April 2025 | 10:25 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (22/04/2025). (Foto: kop.go.id)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (22/04/2025). (Foto: kop.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta — Sebuah momen istimewa tercipta di Istana Merdeka, Selasa (22/04/2025), ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyambut hangat sahabat lamanya, Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi.

Pertemuan ini tak sekadar diplomatik—ia adalah reuni dua tokoh besar yang sudah menjalin kedekatan sejak masa muda.

Dibalut prosesi penyambutan kenegaraan, Dato' Seri Zahid disambut penuh hormat. Namun lebih dari itu, suasana berubah akrab ketika Presiden Prabowo menyambutnya dengan senyuman lebar dan sapaan tulus, “Kawan lama, dari masa muda.” Ungkapan sederhana namun sarat makna, memperlihatkan jalinan emosional yang melampaui urusan negara.

Baca Juga: Transformasi Desa Dimulai: Kopdes Merah Putih Hadirkan Data Satu Pintu dan Akses Ekonomi Digital

Pertemuan resmi digelar di ruang kerja Presiden, namun nuansa perbincangan terasa hangat dan bersahabat.

Dato' Seri Zahid pun melontarkan kalimat filosofis yang memancing tawa, “Rezeki tidak pernah salah alamat,” mengisyaratkan takdir pertemuan dan perjalanan hidup yang mempertemukan mereka kembali dalam kapasitas kepemimpinan.

Topik yang dibahas mencakup penguatan kerja sama bilateral di bidang ekonomi, ketahanan pangan, pendidikan, dan ketenagakerjaan, serta pentingnya menjaga stabilitas di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Whoosh! Wisatawan Asing Ngebut ke Bandung – Indonesia Tampil Makin Modern

Kedua pemimpin juga menyampaikan harapan akan kerja sama yang semakin erat, bukan hanya atas dasar kepentingan, tapi juga karena akar persaudaraan dan kedekatan budaya dua bangsa serumpun.

Pertemuan ini menjadi simbol kuat bahwa hubungan antar negara bisa dijalin dengan kehangatan antar pribadi.

Ketika pemimpin saling memahami, maka diplomasi pun berjalan dengan kejujuran, saling percaya, dan semangat kebersamaan.

"Diplomasi hangat antara dua sahabat lama ini menjadi energi baru bagi masa depan hubungan Indonesia–Malaysia. Sebuah babak baru yang diawali dengan senyum dan kenangan lama."***

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X