UMKM Dipermudah: Menteri Maman Ungkap Lompatan Perizinan Awal 2025

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Rabu, 16 April 2025 | 09:57 WIB
Menteri Maman dalam konferensi pers seusai acara halalbihalal di Jakarta, Selasa (15/4). (Foto: kop.go.id)
Menteri Maman dalam konferensi pers seusai acara halalbihalal di Jakarta, Selasa (15/4). (Foto: kop.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta, 15 April 2025 — Membuka tahun 2025 dengan semangat transparansi dan kemudahan usaha, Menteri UMKM Maman Abdurrahman membeberkan pencapaian signifikan dalam fasilitasi perizinan dan pemberdayaan pelaku UMKM.

Dalam konferensi pers pasca halalbihalal di Jakarta, Menteri Maman menyampaikan bahwa hingga Maret 2025, pemerintah berhasil menerbitkan 739.843 Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk pelaku UMKM, mendekatkan capaian pada target 15,3 juta NIB nasional tahun 2029.

"Ini bukan hanya angka, tapi gambaran nyata bagaimana negara hadir mendampingi pelaku UMKM dalam menembus legalitas dan pasar," tegasnya.

Baca Juga: Menyatukan Misi Mulia: Indonesia-Yordania Perkuat Sinergi Wakaf, Pendidikan, dan Beasiswa Internasional

Selain itu, sebanyak 25.509 sertifikat halal berhasil diterbitkan, mencakup lebih dari 162 ribu produk, mempercepat langkah menuju target 3,5 juta produk bersertifikasi halal pada tahun ini.

Dukungan juga diberikan melalui kebijakan halal self declare, yang memudahkan UMKM kecil menyatakan kehalalan produknya.

Dalam bidang kualitas produk, 94.530 pelaku usaha berhasil memperoleh sertifikasi SNI Bina UMKM hanya dalam triwulan pertama, mendorong total produk bersertifikasi menjadi lebih dari 1 juta unit sejak 2022.

Baca Juga: Tambahan Pasukan dari Tanah Air: Petugas Haji Indonesia Dapat Kuota Tambahan dari Arab Saudi

Sementara itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp57,51 triliun kepada lebih dari 1 juta debitur, dengan sektor produksi menjadi penerima terbesar dana.

Menteri Maman juga mengumumkan peluncuran Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di 18 provinsi sebagai upaya langsung untuk memperluas akses legalitas dan pembinaan UMKM.

“Transparansi ini bukan akhir, tapi awal dari keterlibatan publik yang lebih kuat dalam pembangunan UMKM kita. Kami akan terus melaporkan secara rutin setiap triwulan,” tutupnya.***

 

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X