Diplomasi Hangat di Langit Amman: Persaudaraan Dua Pemimpin dari Timur

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Senin, 14 April 2025 | 10:51 WIB
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Kerajaan Yordania Hasyimiyah, disambut dengan penuh kehormatan dan persahabatan. Tiba di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Minggu (13/04/2025). (Foto: setneg.go.id)
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Kerajaan Yordania Hasyimiyah, disambut dengan penuh kehormatan dan persahabatan. Tiba di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Minggu (13/04/2025). (Foto: setneg.go.id)

WartaPesona.com- Amman, Yordania — Langit Amman menjadi saksi atas sebuah momen diplomasi penuh makna ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendarat di Bandar Udara Militer Marka pada Minggu, 13 April 2025.

Bukan sekadar kunjungan kenegaraan biasa, sambutan yang diterima Presiden Prabowo mencerminkan persahabatan yang mendalam dan penghormatan luar biasa dari Kerajaan Yordania Hasyimiyah.

Pengawalan oleh jet tempur Angkatan Udara Yordania sejak memasuki wilayah udara menjadi simbol penyambutan yang megah.

Baca Juga: Presiden Prabowo dan Emir Qatar Kukuhkan Jejak Baru: MoU Dialog Strategis RI–Qatar Resmi Ditandatangani

Namun momen paling menyentuh terjadi di bawah tangga pesawat, ketika Raja Abdullah II bin Al-Hussein menyambut langsung Presiden Prabowo dengan jabatan tangan yang erat dan pelukan hangat—sebuah gestur yang jarang terjadi dalam protokol resmi, namun penuh nilai persaudaraan sejati.

Keduanya lalu berjalan berdampingan melewati pasukan jajar kehormatan, menyapa delegasi masing-masing, dan berdiri bersama di podium utama ketika lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan.

Dentuman 21 kali meriam menggema, menandai penghormatan penuh terhadap kunjungan orang nomor satu Indonesia.

Baca Juga: Babak Baru Persaudaraan Indonesia- Mesir: Prabowo dan El-Sisi Kukuhkan Kemitraan Strategis Indonesia–Mesir

Tidak berhenti di situ, kejutan diplomatik berlanjut saat Raja Abdullah II sendiri mengemudikan mobil kepresidenan yang ditumpangi bersama Presiden Prabowo menuju hotel tempat bermalam.

Sebuah gestur langka yang menunjukkan hubungan personal yang erat antara dua pemimpin, serta kepercayaan yang mengakar kuat antara dua bangsa.

Kunjungan ini bukan hanya mempererat relasi bilateral, tetapi juga menjadi simbol kuat bagaimana diplomasi modern dapat dijalankan dengan hati, kehangatan, dan rasa hormat antarpemimpin.

Baca Juga: Dari Antalya untuk Palestina: Prabowo Tegaskan Keadilan dan Kemanusiaan di Panggung Dunia

Turut mendampingi dalam kunjungan ini adalah sejumlah pejabat tinggi negara: Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk Yordania, Ade Padmo Sarwono.

Presiden Prabowo disambut sebagai sahabat, bukan sekadar tamu negara. Inilah potret diplomasi yang tidak hanya membangun hubungan antarnegara, tetapi juga menjalin kedekatan antarhati pemimpinnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X