961 Kepala Daerah Dilantik, Presiden Prabowo: Demokrasi Indonesia Kian Kuat

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Minggu, 23 Februari 2025 | 12:08 WIB
Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang digelar serentak di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025. (Foto: setneg.go.id)
Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia yang digelar serentak di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025. (Foto: setneg.go.id)

WartaPesona.com- Presiden Prabowo Subianto mencetak sejarah baru dalam pemerintahan Indonesia dengan melantik 961 kepala daerah secara serentak di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025.

Pelantikan ini menjadi simbol kuatnya sistem demokrasi di Indonesia, sekaligus penanda babak baru kepemimpinan daerah dalam membangun bangsa.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan tata kelola daerah yang lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Baca Juga: KAI Tambah 538.280 Kursi! Mudik Lebaran 2025 Makin Nyaman dengan KA Tambahan

"Hari ini, kita melantik 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota secara serentak.

Ini adalah langkah besar dalam sejarah pemerintahan kita, yang menunjukkan bahwa Indonesia memiliki demokrasi yang dinamis dan terus berkembang," ujar Presiden dalam sambutannya.

Presiden menekankan bahwa seluruh kepala daerah yang dilantik mengemban tanggung jawab besar untuk melayani rakyat dengan penuh dedikasi dan integritas.

Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau CKG di Jakarta Timur: Komitmen Nyata Perbaikan Layanan Kesehatan

Menurutnya, pemimpin daerah memiliki peran vital dalam memastikan kebijakan nasional dapat diimplementasikan dengan baik di tingkat lokal.

"Saudara-saudara sekalian telah diberikan amanah oleh rakyat melalui proses demokrasi yang transparan dan adil.

Kini saatnya saudara membuktikan bahwa kepercayaan tersebut tidak disia-siakan. Tugas utama saudara adalah membela kepentingan rakyat, memastikan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pembangunan daerah," lanjutnya.

Presiden juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia menegaskan bahwa meskipun para kepala daerah berasal dari berbagai latar belakang politik, suku, dan agama, semua harus bersatu dalam visi membangun Indonesia.

"Kita mungkin berasal dari partai yang berbeda, dari suku yang beragam, dari agama yang bermacam-macam, tetapi kita adalah satu bangsa.

Kita adalah keluarga besar Merah Putih, keluarga besar Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus kita manfaatkan untuk kemajuan bangsa," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X