Banjir Parah Rusak Jalur Kereta Grobogan: Operasi Terganggu, Perjalanan Dialihkan

photo author
Fathan Riyandi, Warta Pesona
- Rabu, 22 Januari 2025 | 13:10 WIB
Potret banjir di Grobogan yang menyebabkan rel kereta putus (22/01/2025) (instagram.com/@infogrobogan.id)
Potret banjir di Grobogan yang menyebabkan rel kereta putus (22/01/2025) (instagram.com/@infogrobogan.id)

WartaPesona.com - Jalur rel kereta api antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mengalami kerusakan serius akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang melaporkan bahwa luapan air menyebabkan erosi sepanjang 100 meter dengan kedalaman tiga meter, memaksa penutupan jalur hingga perbaikan selesai.

Untuk mempercepat pemulihan, KAI telah mengerahkan puluhan petugas prasarana bersama material seperti batu kricak, besi rel, dan bantalan beton ke lokasi.

Baca Juga: KAI Siapkan Kereta Api Tambahan untuk Libur Panjang Januari 2025, Nikmati Perjalanan Nyaman dengan Pilihan Jadwal Baru

Sebagai tanggapan, pola operasi memutar diterapkan untuk sejumlah perjalanan kereta api di jalur Pantura, sementara 11 rangkaian kereta dialihkan melalui Solo dan tujuh perjalanan, termasuk dua KA Argo Bromo Anggrek rute Jakarta-Surabaya, dibatalkan.

"Calon penumpang yang terdampak pembatalan akan menerima pengembalian bea tiket 100 persen," ujar Franoto, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang.

Banjir yang terjadi sejak Senin malam (20/1) hingga Selasa pagi (21/1) tak hanya merusak jalur kereta api, tetapi juga menyebabkan genangan di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menambahkan bahwa enam perjalanan KA tambahan dibatalkan pada Selasa malam (21/1) akibat banjir di Km 32+5/7.

Baca Juga: Naik Kereta dari Jakarta ke Bandung Cuman 16 Ribu, Healing Gak Perlu Mahal

Perjalanan yang terdampak meliputi KA Kedung Sepur, KA Ambarawa Ekspres, dan beberapa KA jarak jauh lainnya.

Selain itu, KA yang dialihkan jalurnya seperti KA Sembrani dan KA Argo Bromo Anggrek juga mengalami keterlambatan hingga dua jam.

Langkah tanggap darurat KAI mencakup pengalihan luapan air dan pembersihan sampah di jalur rel.

"Kami memprioritaskan keselamatan dan terus memantau situasi untuk memberikan pembaruan informasi kepada masyarakat," kata Raden Agus Dwinanto, EVP of Corporate Secretary KAI.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi dan berkomitmen menyelesaikan normalisasi jalur secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fathan Riyandi

Sumber: KAI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X