Pasola: Ritual Perang Berkuda yang Sarat Nilai Luhur dan Warisan Budaya Indonesia

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Rabu, 22 Januari 2025 | 09:29 WIB
Pasola, Tradisi Unik dari Sumba NTT. (Foto : Instagram pesona.indonesia/barrykusuma)
Pasola, Tradisi Unik dari Sumba NTT. (Foto : Instagram pesona.indonesia/barrykusuma)

WartaPesona.com- Pasola, sebuah tradisi unik dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, bukan sekadar permainan, melainkan ritual penuh makna yang mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat setempat.

Diadakan setiap tahun untuk menyambut musim tanam padi, Pasola adalah bagian dari warisan budaya Indonesia yang kaya akan simbolisme dan spiritualitas.

Ritual ini melibatkan para lelaki yang berkompetisi dalam sebuah “perangberkuda, menggunakan lembing kayu tumpul sebagai senjata.

Baca Juga: Kunjungi SDN Pulogebang 06 dan SMAN 11 Jakarta, Wapres Gibran Tekankan MBG sebagai Investasi Generasi Emas

Namun, esensi dari Pasola jauh melampaui aspek kompetitifnya. Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur, sekaligus doa untuk memohon berkah atas hasil panen yang melimpah.

Pasola dimulai dengan ritual adat yang dipimpin oleh para tetua masyarakat dan tokoh spiritual setempat.

Mereka mencari pertanda melalui kemunculan nyale (cacing laut) di pantai, yang dipercaya sebagai simbol restu dari leluhur. Setelah itu, Pasola digelar di lapangan luas yang dipenuhi antusiasme warga, baik sebagai peserta maupun penonton.

Baca Juga: Momen Berkesan Wapres Gibran Rakabuming Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 60 Jakarta

Selain menjadi bagian dari kepercayaan Marapu yang dianut masyarakat Sumba, Pasola juga merepresentasikan harmoni antara manusia, alam, dan leluhur.

Ritual ini mengajarkan pentingnya keberanian, persatuan, dan rasa syukur, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Sumba.

Sayangnya, modernisasi dan perubahan zaman telah menantang kelestarian Pasola. Oleh karena itu, pelestarian tradisi ini sangat penting agar generasi mendatang dapat terus memahami dan merasakan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pasola.

Baca Juga: Spaghetti: Hidangan Italia yang Mudah Dibuat di Rumah

Pemerintah dan masyarakat pun didorong untuk bersama-sama melindungi warisan budaya ini, baik melalui promosi wisata budaya maupun pendidikan kepada masyarakat luas.

Pasola bukan sekadar permainan atau tontonan, tetapi cerminan dari identitas dan kekayaan budaya Indonesia yang tak ternilai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X