10,3 Juta Penumpang Manfaatkan Face Recognition: Solusi Praktis dan Ramah Lingkungan dari KAI

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Minggu, 12 Januari 2025 | 11:25 WIB
Kereta Api Indonesia. (Foto : Instagram @kai121_)
Kereta Api Indonesia. (Foto : Instagram @kai121_)

WartaPesona.com- PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berinovasi untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dengan memperkenalkan teknologi ramah lingkungan yang berdampak positif pada efisiensi dan kenyamanan penumpang.

Salah satu inovasi terbaru yang diterapkan adalah sistem face recognition yang menggantikan tiket fisik berbahan kertas untuk proses boarding.

Sistem ini telah digunakan oleh lebih dari 10 juta penumpang dan terbukti mempermudah proses keberangkatan sekaligus mengurangi limbah kertas, yang berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Baca Juga: Bertolak ke Saudi, Menag Bawa Misi Presiden Prabowo untuk Tingkatkan Kualitas Haji 2025

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menjelaskan bahwa penerapan teknologi ini tidak hanya mempermudah penumpang, tetapi juga mempercepat proses boarding, terutama pada periode padat seperti libur Natal dan Tahun Baru.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 28 September 2022, sistem face recognition telah digunakan oleh lebih dari 10,3 juta penumpang di Pulau Jawa dan Sumatera.

"Sistem face recognition ini tidak hanya mengurangi antrean dan waktu tunggu, tetapi juga menghemat penggunaan kertas.

Baca Juga: Biaya Haji 2025 Turun: Jemaah Cukup Bayar Rata-rata Rp55,43 Juta, Kemenag dan DPR Sepakati Penurunan BPIH

Pada 2023, sekitar 2,9 juta penumpang memanfaatkan teknologi ini, dan jumlahnya meningkat tajam pada 2024 menjadi 7,1 juta penumpang," ungkap Didiek.

Sistem face recognition saat ini tersedia di 21 stasiun KAI di berbagai daerah operasional, termasuk Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga Medan.

Kehadiran teknologi ini memungkinkan penumpang untuk hanya melakukan pemindaian wajah di gerbang boarding, sehingga proses verifikasi tiket dan identitas menjadi lebih cepat dan mudah.

Selain kemudahan yang diberikan kepada penumpang, teknologi ini juga membawa dampak positif dalam hal penghematan biaya dan pengurangan sampah kertas.

Baca Juga: Kolaborasi Kementerian Perdagangan dan Bukalapak: Dorong Transformasi Digital UMKM dan Promosi Produk Lokal

Sejak diterapkan, KAI berhasil menghemat 24.634 rol kertas tiket, yang setara dengan penghematan sebesar Rp369.503.214.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X