WartaPesona.com - Ruang aman di Jakarta semakin sempit seiring semakin sulitnya ekonomi yang dihadapi masyarakatnya.
Di tengah kehidupan yang mengimpit ini, banyak orang berbuat jahat di jalan-jalan agar memperoleh "penghasilan" untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka yang mendesak.
Di antara kejahatan jalanan yang sering dijumpai belakangan ini adalah berupa penjambretan, pembegalan, dan pencurian kendaraan bermotor, khususnya roda dua.
Baca Juga: Laut Cina Selatan Mulai Panas Setelah Kapal Perang Belanda Beroperasi di Sana
Khusus penjambretan dan pembegalan, pelakunya tidak hanya mencari korban perempuan, namun juga lelaki.
Tidak salah jika kemudian banyak orang merasakan jalan-jalan di Jakarta semakin tidak ramah untuk beraktivitas, khsusnya malam dan suasana sepi.
Penjambretan dan pembegalan yang paling sering terjadi di beberapa tempat umumnya berlangsung pukul 00.00 WIB samopai 04.30 WIB.
TITIK PALING RAWAN
Di bawah flayover Roxy Mas arah Tomang
Underpass Cempaka Putih
Jalan Benyamin Sueb Kemayoran
Jalan Ahmad Yani di bawah flyover
Jembatan STIP Sunter
Jalan Marunda Makmur
Artikel Terkait
Masjid Baiturrahim Komplek Angkasa Pura Jakarta Pusat Tebar Kepedulian Lewat Kurban 6 Sapi dan 16 Kambing
Jensen Huang Buktikan Bahwa Uang Bisa Membikin Segalanya Jadi Lebih Mudah
Khutbah Iduladha di Masjid Baiturrahim Soroti Pentingnya Kepedulian Sosial
Bhabinkamtibmas Gunung Sahari Utara Apresiasi Pelaksanaan Pembagian Kurban di Masjid Baiturrahim
Iran Tembaki Kapal Yang Mencoba Menerobos Selat Hormuz