Kenaikan PPN 12% di 2025: Peluang Pembangunan atau Beban Masyarakat?

photo author
Fathan Riyandi, Warta Pesona
- Jumat, 13 Desember 2024 | 14:04 WIB
Peringatan membayar pajak (unsplash.com/The New York Public Library)
Peringatan membayar pajak (unsplash.com/The New York Public Library)

WartaPesona.com - Pada tahun 2025, tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) akan naik menjadi 12%.

Kenaikan pajak ini pasti akan berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya pada harga barang dan jasa.

Kenaikan harga ini dapat menekan daya beli masyarakat di kelas menengah ke bawah, yang perekonomian mereka belum stabil.

Baca Juga: Cak Thoriq siap lanjutkan program serba gratis, dukung pengembangan Wisata Air Terjun Tumpak Sewu hingga tata kelola pajak pasir di Lumajang

Barang-barang kebutuhan pokok yang semula murah, mulai dari sandang, pangan, dan papan, mungkin akan menjadi lebih mahal dibanding sebelumnya.

Hal ini dapat meningkatkan pengeluaran dan kualitas hidup rumah tangga. Selain itu, kenaikan PPN dapat menyebabkan inflasi yang lebih tinggi, yang berdampak pada stabilitas ekonomi.

Alasan pemerintah memutuskan untuk menaikkan tarif PPN menjadi 12% pada tahun 2025 untuk meningkatkan pendapatan negara dan mendukung proyek pembangunan yang berdampak langsung pada kemakmuran masyarakat.

Baca Juga: Sandiaga Uno Sampaikan Kajian Sementara Dampak Kenaikan Pajak Hiburan pada Pariwisata. Ini Rekomendasinya

Sebaliknya, ada kekhawatiran bahwa kebijakan ini akan menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa, yang pada akhirnya akan mengurangi daya beli masyarakat.

Pemerintah harus menyeimbangkan kepentingan jangka pendek dan jangka panjang.

Dengan meningkatkan pendapatan negara untuk menjaga stabilitas ekonomi, mereka harus memperhatikan dampak kebijakan ini terhadap daya beli masyarakat dan mengambil tindakan mitigasi yang tepat, seperti memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang rentan.

Baca Juga: Pentingnya Perencanaan Pajak dalam Perencanaan Keuangan Pribadi: Mengurangi Beban Pajak Secara Efisien

Sukses tidaknya penerapan kebijakan kenaikan tarif PPN sangat bergantung pada sejauh mana pemerintah mampu melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Masyarakat perlu memahami alasan di balik kenaikan tarif PPN dan bagaimana dampaknya terhadap perekonomian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fathan Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X