WartaPesona.com - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/WakaBekraf) Irene Umar menghadiri malam puncak The 19th MarkPlus Conference di Grand Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta.
Baca Juga: Menpora Dito Hadiri Penyerahan DIPA 2025: Langkah Strategis untuk Pembangunan Nasional
Acara bertema “Reimagining Marketing” ini menyoroti inovasi dalam pemasaran dengan partisipasi ribuan peserta, lebih dari 100 perusahaan, dan lebih dari 50 panelis.
Dalam sambutannya, Wamenekraf Irene mengapresiasi kontribusi konferensi tersebut dalam memperkuat subsektor musik yang menjadi salah satu motor utama ekonomi kreatif.
"Para pejuang ekraf, khususnya musik, tidak sendiri. Pemerintah selalu hadir untuk mengembangkan sektor ini menjadi new engine of growth," ujar Irene.
Irene menegaskan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menjangkau berbagai sektor, seperti kampanye iklan, konten digital, penerbitan, hingga gim.
"Musik itu seperti cinta bahasa yang dimengerti semua orang. Dalam kehidupan sehari-hari, musik hadir di mana-mana, dari belanja daring hingga bermain gim. Ini membuktikan potensi musik sebagai aset besar dalam kolaborasi lintas sektor ekonomi kreatif," jelasnya.
Komitmen pemerintah, lanjut Irene, adalah untuk terus menghadirkan inovasi guna menjaga relevansi ekonomi kreatif di tengah perubahan zaman.
Baca Juga: IMI Award 2023/2024: Penghargaan untuk Juara Otomotif Dunia, Menpora Dito Serahkan Piala Prestisius
"Kami serius melakukan banyak inovasi dan menciptakan ulang konsep ekonomi kreatif agar lebih berdampak," imbuhnya.
Pada malam puncak ini, Wamenekraf Irene juga menyerahkan penghargaan The 1st Marketeers Music Icon 2024 kepada para musisi dan pelaku ekraf yang sukses memasarkan produk musik mereka. Penerima penghargaan di antaranya Slank, Erwin Gutawa, Dewa Budjana, Ahmad Dhani, Yovie Widianto, Saung Angklung Udjo, dan D’Masiv.
Baca Juga: Dukung Timnas di AFF 2024, Menpora Dito Optimis Indonesia Juara
Vokalis D’Masiv, Rian Ekky Pradipta, menyambut baik kolaborasi dengan pemerintah dan menegaskan peran musisi sebagai bagian dari komunitas besar yang membawa pesan positif bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Sinergi Menekraf dan Mendagri: Membangun Ekosistem Ekonomi Kreatif dari Pusat hingga Daerah
Kolaborasi BRIN dan Kemenekraf: Ekonomi Kreatif sebagai Mesin Pertumbuhan Baru
Sinergi Nasional: Dorong Akses Pembiayaan bagi Pelaku Ekonomi Kreatif
Kolaborasi Strategis Menekraf dan Menko IPK: Infrastruktur untuk Ekonomi Kreatif yang Mendunia
Dorong Ekonomi Kreatif, Kemenekraf Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,42 Triliun untuk 2025