Desain Sulawesi diambil dari ukiran Toraja, dan Papua menggunakan motif Asmat yang melambangkan keberanian dan harmoni.
Penghargaan dari MURI ini bukan hanya pencapaian, tetapi juga menjadi bukti sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam mendorong produk kreatif lokal.
"Potensi jenama lokal Indonesia sangat luar biasa. Dalam sepuluh menit saja, perputaran ekonominya mencapai Rp4 miliar," kata Irene Umar.
Baca Juga: Pahlawan Mental Juara: Kemenpora Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Mental
Irene berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi jenama lokal lainnya untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
"Kolaborasi ini tidak akan berhenti di sini. Kami ingin melihat lebih banyak produk lokal yang mewakili pulau-pulau lainnya sesuai dengan kebutuhan pasar," tambahnya.
Menurut Irene, ekonomi kreatif tidak bisa tumbuh secara instan, melainkan membutuhkan proses yang sehat dan kolaborasi yang berkelanjutan.
"Ekonomi kreatif adalah mesin pertumbuhan baru yang dapat menjadi penggerak utama ekonomi nasional," ujar Irene.
Hadir dalam acara perayaan ini antara lain Direktur Brand Partnership Shopee, Daniel Minardi; Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Semesta Susilo; dan Direktur Operation Group II PT Summarecon Agung Tbk, Tommy Laurici.
Turut mendampingi Irene Umar, Direktur Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen Kemenparekraf, Yuke Sri Rahayu.
Rekor penjualan ini menjadi langkah besar bagi jenama lokal seperti Aerostreet untuk menunjukkan kualitas dan potensi mereka di pasar internasional, sekaligus mendukung perkembangan ekonomi kreatif Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah. ***(HA)
Artikel Terkait
Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan Baru: Menekraf Ajak Sinergi Pusat dan Daerah
Kolaborasi Ekonomi Kreatif dan Pemerintah: Sinergi Baru Menuju Indonesia Emas 2045
Upcycle Fashion Jadi Tren Baru, MenEkraf Teuku Riefky Dorong Ekonomi Kreatif Ramah Lingkungan di Aceh
Khanduri Maulid Raya: Perpaduan Budaya dan Ekraf Aceh, Menguatkan Silaturahmi dan Ekonomi Kreatif
KREASI: Program Ekonomi Kreatif yang Libatkan Santri, Menteri Riefky Dorong Kreator Digital dari Pesantren