Asisten Deputi Kepemimpinan Pemuda, Andi Susanto, menjelaskan bahwa kegiatan Klub Berkawan kali ini adalah lanjutan dari forum-forum serupa di berbagai daerah.
"Kami angkat tema inklusivitas karena dalam IPP 2015-2023 belum ada fokus pada isu ini. Saat ini, 37 organisasi pemuda hadir, termasuk perwakilan dari penyandang disabilitas," jelas Andi.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Didik Wardaya, mengapresiasi penyelenggaraan forum di Yogyakarta.
Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Dukung Kejurnas Pencak Silat Piala Menpora 2024, Ajang Pencarian Talenta Baru
"Terima kasih kepada Kemenpora yang memberikan kesempatan kepada pemuda DIY untuk berkontribusi dalam membangun Indonesia yang inklusif. Disabilitas memiliki potensi yang sama, mari kita bergandengan tangan dan tidak memisahkan mereka hanya dalam komunitasnya sendiri," tegas Didik.
Forum ini dihadiri oleh 100 peserta dari berbagai organisasi pemuda di DIY, termasuk mahasiswa, pelajar, organisasi kepemudaan, relawan, dan alumni program Talenta Muda.
Diskusi diperkaya dengan narasumber berpengalaman dalam bidang kepemudaan, inklusivitas, dan kesetaraan gender. ***(HA)
Artikel Terkait
Bulan Pemuda 2024 Resmi Diluncurkan: Semarakkan Semangat Kepemudaan Hingga Sumpah Pemuda
Pemuda Rorotan Ini Kembali Mengabdikan diri Melalui Lembaga Musyawarah Kelurahan
Layanan Publik Kemenpora Raih Peningkatan Indeks: Rumah Pemuda dan Atlet Berinovasi
Menpora Dito Ungkap Arah Kebijakan Pemuda dan Olahraga 2024-2029: Fokus pada Prestasi dan Pemberdayaan
Pesta Prestasi ke-9: Ajang Kreativitas dan Talenta Pemuda dengan Tema “Zaman Now, Prestasi Wow”