Prabowo Tunjukkan Kepemimpinan Berdisiplin Tinggi di Retreat Kabinet Merah Putih, Analis: Ini Contoh Pemimpin yang Bertanggung Jawab

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Senin, 28 Oktober 2024 | 16:20 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyambut jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, memberikan contoh kedisiplinan. (Promedia)
Presiden Prabowo Subianto menyambut jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, memberikan contoh kedisiplinan. (Promedia)

WartaPesona.com - Pengamat politik Ujang Komaruddin menyoroti kedisiplinan dan tanggung jawab yang ditunjukkan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan hari pertama retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Jumat (25/10).

Baca Juga: Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bersiap Mandiri: Transisi Dua Kementerian Selesai Desember 2024

Pagi itu, Prabowo mengawali agenda dengan sesi olahraga dan latihan baris-berbaris di Lapangan Sapta Marga, tiba paling awal sebelum para menteri dan wakil menteri lainnya.

Menurut Ujang, kehadiran Prabowo sebagai pemimpin yang hadir pertama mencerminkan keteladanan yang kuat.

Baca Juga: Garuda Muda Indonesia U-17 Lumat Kepulauan Mariana Utara 10-0, Nova Siap Tempur Lawan Australia

"Apa yang dilakukan Presiden dengan datang paling awal adalah karakter pemimpin yang memberi contoh. Ia menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian yang tinggi pada bawahan," ujar Ujang.

Baca Juga: Garuda Muda Pesta Gol 10-0 atas Mariana Utara, Indonesia U-17 Puncaki Kualifikasi Piala Asia

Ia menjelaskan tiga aspek penting yang ditanamkan dalam kegiatan ini: olah pikir, olah mental, dan olah fisik.

Dalam olah pikir, Ujang melihat para menteri dilatih untuk berpikir sistematis, rasional, dan berfokus pada kepentingan rakyat.

Baca Juga: Peringatan Erick Thohir untuk Shin Tae-yong: Fokus Maksimalkan Timnas di Kualifikasi Piala Dunia

Sementara itu, dari segi mental, para menteri ditempa untuk memiliki mental yang kuat dan tangguh—sebuah tuntutan untuk melayani rakyat dengan penuh komitmen.

Aspek fisik juga menjadi perhatian, menurut Ujang, karena kemampuan fisik yang prima diperlukan untuk menjaga kesehatan dan menghindari kemalasan.

Baca Juga: Mandiri Media Cup 2024: Semangat Baru Sepak Bola untuk Media Nasional

“Seorang menteri atau wakil menteri tidak boleh sakit atau malas bekerja karena mereka disumpah untuk kepentingan rakyat,” tutupnya. ***(HA)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X