WartaPesona.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memulai proyek pembangunan Gedung Pesona Nusantara di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Gedung ini, yang dibangun pada tahun 1951 sebagai bekas kantor Direktorat Kebudayaan, akan dirombak dengan konsep smart office dan green building untuk mendukung pariwisata berkelanjutan dan pelayanan publik yang inklusif.
Dalam seremoni groundbreaking, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, didampingi Wakil Menteri dan jajaran Deputi, menyampaikan harapan bahwa gedung lima lantai ini akan menjadi pusat pelayanan publik pariwisata yang efisien dan modern, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengelola anggaran dengan cermat.
Modernisasi dan Kelestarian Berjalan Seiring
Pembangunan tahap pertama, yang memakan anggaran sebesar Rp24 miliar, akan berlangsung selama 124 hari, dari September hingga Desember 2024.
Tahap kedua, yang berfokus pada penyelesaian interior, dijadwalkan selesai tahun depan dengan alokasi tambahan Rp14 miliar. Gedung ini nantinya akan digunakan oleh Deputi Destinasi dan Pengembangan Infrastruktur Kemenparekraf.
Sandiaga menekankan bahwa konsep bangunan akan mengedepankan efisiensi energi dan ramah lingkungan. Di lantai dasar, gedung ini akan menyediakan area parkir, sementara lantai satu hingga tiga difungsikan sebagai ruang kerja dan rapat.
Lantai empat akan menjadi ruang rapat pleno, arsip, dan gudang, sedangkan lantai lima akan dilengkapi dengan ruang semi-outdoor yang dapat digunakan untuk acara informal.
Baca Juga: Kolaborasi Solid antara Kemenparekraf dan BUMN Siap Tingkatkan Kemeriahan MotoGP Mandalika 2024
Infrastruktur Hijau untuk Pariwisata Berkelanjutan
Sandiaga menyebutkan bahwa pembangunan Gedung Pesona Nusantara ini bukan hanya soal renovasi fisik, tetapi juga bagian dari upaya mewujudkan infrastruktur yang mendukung pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
"Kita ingin memberikan pelayanan terbaik bagi sektor pariwisata yang terus berkembang, sembari menjaga keberlanjutan lingkungan," jelasnya.
Dengan konsep gedung pintar dan hemat energi, Gedung Pesona Nusantara diharapkan menjadi contoh infrastruktur hijau yang mampu mengakomodasi kebutuhan modern sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata Indonesia. ***(SA)
Artikel Terkait
OPPO Run 2024: Lari, Teknologi, dan Hiburan dalam Satu Event Menarik di Bali Kolaborasi dengan BRImo
Desa Wisata Sanankerto: Perpaduan Ekowisata, Budaya Lokal, dan Penguatan Kelembagaan
Kolaborasi Solid antara Kemenparekraf dan BUMN Siap Tingkatkan Kemeriahan MotoGP Mandalika 2024
Menparekraf Sandiaga Uno Perkenalkan Paket Wisata 3B: Membuka Akses Baru Bagi Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara