Program makan gratis Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, makin dilematis

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 17 Juli 2024 | 14:57 WIB
Gambar kartun Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. ( Instagram @fotober2.ai)
Gambar kartun Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. ( Instagram @fotober2.ai)

WartaPesona.com - Program makan gratis yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, sepertinya terus menuai dilema.

Pada awal kemunculan gagasan program makan gratis dari Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, sejumlah pihak sudah meributkan soal sumber anggarannya.

Apalagi, program makan gratis Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dicetuskan di saat kondisi ekonomi negara banyak menanggung beban utang dan pembangunan.

Kini, program andalan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024-2029 itu juga kembali menjadi sorotan, menyusul adanya kemungkinan pemangkasan anggaran makan gratis dari Rp15.000 menjadi Rp7.500 per porsi.

Makan bergizi gratis bagi anak sekolah menjadi program unggulan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat kampanye Pilpres 2024.

Dan, meski keduanya belum dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029, program makan gratis sudah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025.

Kemudian, dalam perkembangannya program makan gratis tersebut diketahui akan menelan anggaran RAPBN 2025 sebesar Rp71 Triliun.

Kendati sejak awal program makan gratis tersebut akan melibatkan pihak swasta dalam hal pembiayaan, namun hingga kini belum ada kejelasan.

Sebaliknya, muncul kabar akan dipangkasnya anggaran makan gratis yang semula dijanjikan sebesar Rp15.000 menjadi Rp7.500 per porsi.

Meski juga belum bisa dipastikan pemangkasan anggaran program.makan gratis itu, program yang sejak awal menuai kontroversi ini memang dinilai cukup dilematis.

Bhimanto Suwastoyo dalam artikelnya di situs CIPS menyebut sejak awal program makan gratis menuai kekhawatiran dari banyak pihak, tak kecuali juga dari Bank Dunia.

Tidak kecuali, kalangan guru di Tanah Air yang juga khawatir dan menolak penggunaan Dana BOS untuk program makan gratis tersebut.

Namun demikian, sejatinya program makan bergizi gratis ini dinilai akan akan menjamin anak-anak usia sekolah mendapatkan gizi yang cukup, setidaknya sehari sekali.

Seperti diketahui, kecukupan gizi memang sangat penting bagi anak-anak dalam meningkatkan kemampuan belajarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X