WartaPesona.com - Universitas Indonesia (UI) mengupayakan pembatalan kenaikan biaya kuliah sementara (UKT) dan biaya pengembangan lembaga (IPI) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jumlah biaya akan dihitung ulang.
"Langkah yang akan diambil mengacu kepada surat Dirjen Diktiristek yakni bahwa rektor PTN dan PTNBH mengajukan kembali tarif UKT dan IPI tahun akademik 2024/2025 kepada Dirjen Diktiristek paling lambat tanggal 5 Juni 2024," ucap Kepala Biro Humas dan KIP UI Amelita Lusia
UI telah mematuhi peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak awal berdirinya, baik dari segi tarif maupun mekanisme/proses pembentukannya.
Baca Juga: Kemenparekraf Berikan Dukungan untuk Pameran “Keindahan Karya Kain dan Batik Ku Indonesia” di Italia
Amelita menyampaikan bahwa besaran UKT tahun ajaran senior tidak akan lebih tinggi dari UKT tahun ajaran 2023/2024.
Mohon juga mempertimbangkan keadaan sosial ekonomi siswa Anda dengan meninjau dan memantau pelaksanaan UKT pada tahun 2023/2024.
“Hal-hal yang perlu kami evaluasi, revisi, atau pertimbangkan sebagai tindak lanjut dari kebijakan Kemendikbudristek saat ini tengah kami lakukan. Para calon mahasiswa baru tidak perlu merasa ragu untuk mengajukan pertanyaan dan berkomunikasi dengan UI," lanjutnya.
Menyusul keluarnya siaran pers dan surat Dirjen Dikti yang membatalkan kenaikan UKT dan IPI tahun ajaran 2024/2025, kini UI segera mengambil langkah menuju pembukaan kembali.
Baca Juga: Polemik Kenaikan UKT menjadi Perbincangan Hangat, Ini Respon Nadiem Makarim
Meningkatkan proses dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menetapkan tarif UKT dan IPI program sarjana dan profesi program reguler tahun ajaran 2024/2025.
Ditegaskan pula bahwa Panitera PTN dan PTNBH harus memastikan tidak ada mahasiswa baru yang membayar UKT lebih tinggi pada tahun ajaran 2024/2025 berdasarkan keputusan Panitera revisi. ***(TWP01)/SR
Artikel Terkait
Polemik Kenaikan UKT menjadi Perbincangan Hangat, Ini Respon Nadiem Makarim
Prabowo Akan Memangkas Biaya UKT di Perguruan Tinggi Negeri, Diperlukan Perhitungan Mendalam