Kenapa Politik Sangat Sensitif untuk Dibicarakan? Dan Mengapa Pendukung Politik Lebih Sensitif daripada Pendukung Klub Sepak Bola?

photo author
Leonard Febrianto, Warta Pesona
- Minggu, 24 Maret 2024 | 14:52 WIB
Kenapa Politik Sangat Sensitif untuk Dibicarakan Dan mengapa pendukung politik lebih sensitif daripada pendukung klub tim sepakbola (Youtube @itsD)
Kenapa Politik Sangat Sensitif untuk Dibicarakan Dan mengapa pendukung politik lebih sensitif daripada pendukung klub tim sepakbola (Youtube @itsD)

WartaPesona.comPemilu baru saja dilaksanakan, namun sebelum pemilu dilaksanakan ada banyak sekali orang di internet yang berspekulasi dengan calon yang mereka dukung.

Banyak pula meme, candaan sampai sindiran kepada partai kesukaan masyarakat yaitu banteng Red bull. Namun mengapa politik sangat sensitif ketika dibicarakan?

STIGMA
STIGMA (Youtube @itsD)

Stigma sangat lekat di dalam politik NKRI (youtube @its_D)

Baca Juga: New York RB Menghancurkan Inter Miami dengan Skor 4-0

Politik sangat lekat dengan stigma-stigma buruk, seringkali digambarkan politik itu curang, kotor dan terdapat banyak konspirasi di dalamnya.

Namun apakah berar seperti itu? Meski banyak politikus yang baik dan jujur namun kita tak boleh lupa bahwa politik juga memiliki sisi gelapnya.

Seperti John F kennedy sampai ke masa Petrus (Penembak Misterius) hingga Korupsi yang seringkali terjadi di era modern seperti sekarang.

Hal tersebut membuat orang jadi berpikir kalau politik tidak lepas dari kasus kasus kejahatan dari yang besar hingga kecil.

Sehingga timbul stigma stigma negatif seperti itu timbul, membuat para masyarakat takut membicangkan hal hal tersebut.

Baca Juga: Happy Birthday Renjun! ini Biodata dan Fakta Menarik Idolanya yang Bergabung pada NCT tahun 2016

Mengapa politikus melakukan kecurangan?

Kasus ini tergantung dari kecurangan apa yang mereka lakukan, missal: pungli, penggelapan dana, hingga suap. Itu biasanya disebabkan karena mencari keuntungan sepihak.

Korupsi adalah tindakan penyalahgunaan kekuasaan. Jadi korupsi tidak terbatas oleh penggelapan keuangan saja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X