Menembus Batas: Kisah Inspiratif Galih Sulistyaningra, Guru SD Lulusan UCL Inggris dengan Beasiswa LPDP

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Selasa, 28 November 2023 | 12:15 WIB
Galih Sulistyaningra, Kisah Inspriratif Guru SD Lulusan UCL beasiswa LPDP. (Foto : Instagram galihtyanr)
Galih Sulistyaningra, Kisah Inspriratif Guru SD Lulusan UCL beasiswa LPDP. (Foto : Instagram galihtyanr)



WartaPesona.com
- Seorang guru Sekolah Dasar (SD) bernama Galih Sulistyaningra membawa pendidikan Indonesia ke level internasional melalui langkah luar biasanya.

Dalam perjalanannya, Galih merasa bahwa ilmu dari pendidikan Sarjana Pendidikan Guru SD tidak cukup untuk memberikan kontribusi maksimal sebagai seorang pengajar.

Pada tahun 2018, Galih memutuskan untuk mengambil langkah ekstra dengan terbang ke University College London (UCL) di Inggris melalui program beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Baca Juga: Duel Sengit Girona vs Athletic Bilbao: Skor Imbang 1-1 Gironistes Gagal Geser Real Madrid di Puncak Klasemen Liga Spanyol 2023-2024


Ia menempuh studi Magister Education Planning, Economics, and International Development, menjadi perempuan Indonesia pertama di program tersebut.

UCL, sebagai salah satu kampus terbaik dunia, memberikan Galih pengalaman belajar yang sangat berharga.

Mengenali ketimpangan kualitas pendidikan antara Indonesia dan Inggris, Galih merasa terdorong untuk memperdalam pemahamannya.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tolak Penalti, Pertandingan Sengit Antara Al Nassr dan Persepolis Berakhir Imbang 0-0 dalam Liga Champions Asia 2023-2024

Setelah setahun menyelesaikan studi di UCL, Galih kembali ke Indonesia dan menerapkan ilmu yang dimilikinya di SD Petojo Utara, Jakarta Pusat.

Dalam perjalanan karirnya, Galih terlahir dan dibesarkan dalam keluarga pendidik yang sangat mendukung keputusannya.

Awalnya enggan menjadi guru, Galih kemudian menerima panggilan ke dunia pendidikan.

Baca Juga: Zodiak Cancer hari Selasa 28 November 2023, kebimbangan memberikan berkah

Debutnya sebagai pendidik dimulai saat bergabung di lembaga pendidikan yang fokus pada Science, Technology, Engineering, and Mathematics.

Pengalaman mengajar di sekolah-sekolah elit dan kekhawatiran akan ketimpangan kualitas pendidikan mendorong Galih untuk mendalami perencanaan dan kebijakan pendidikan. Pilihan ini menjadi landasan bagi Galih untuk melanjutkan studi S2 ke Inggris.

Di Inggris, Galih tidak hanya mempelajari pendidikan, tetapi juga memahami bahwa setiap negara memiliki tantangan dan formulasi penanganan yang berbeda.

Selama studi, ia menggali berbagai aspek, mulai dari literasi, manajemen emosi, hingga mitigasi kekerasan.

Kisah inspiratif Galih Sulistyaningra menjadi teladan bagi banyak orang,

membuktikan bahwa dedikasi dan semangat belajar dapat membawa seseorang melewati batasan dan memberikan dampak positif pada dunia pendidikan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Kepolisian

Jumat, 19 Juni 2026 | 09:56 WIB

Rusia Siap Tingkatkan Kemitraan dengan ASEAN

Kamis, 18 Juni 2026 | 18:55 WIB
X