WartaPesona.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, telah tampil dalam acara penting, The 6th Tourism Expo Japan (TEJ) Ministerial Round Table di International Conference Hall, Center Building, INTEX Osaka, Jepang.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Sandiaga menjelaskan dengan jelas fokus dan arah pengembangan pariwisata Indonesia di masa depan.
Dalam pidatonya, Menparekraf Sandiaga memaparkan komitmen Pemerintah Indonesia untuk terus mendukung kegiatan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Baca Juga: Melangkah Lebih Jauh: Sandiaga Uno Menguatkan Kerja Sama Pariwisata Berkelanjutan dengan Jepang
Salah satu langkah yang diambil adalah pemberdayaan komunitas dan masyarakat lokal melalui pengembangan Desa Wisata di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan, "Transformasi pariwisata yang coba untuk dilakukan oleh Indonesia adalah bagaimana pariwisata dapat menimbulkan efek positif bagi local community di berbagai daerah, dengan salah satu lokomotifnya adalah pengembangan Desa Wisata melalui program seperti Anugerah Desa Wisata Indonesia."
Selain itu, Menparekraf juga menyoroti upaya Pemerintah Indonesia dalam memajukan inisiatif pariwisata hijau.
Baca Juga: Sandiaga Uno di Kopikalyan: Memperkenalkan Parekraf dan Kelezatan Kopi Khas Nusantara ke Tokyo
Berbagai program seperti sertifikasi Clean, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE), pengurangan emisi karbon, dan program pengurangan kerugian dan pemborosan makanan (food loss and food waste) telah mendapatkan apresiasi dari masyarakat, terutama di kalangan generasi muda Indonesia.
Menteri Sandiaga Uno menjelaskan bahwa pergeseran paradigma pariwisata global telah membawa perubahan signifikan.
Pariwisata saat ini tidak hanya berkutat pada konsep keberlanjutan, melainkan melampaui itu dengan munculnya model pariwisata regeneratif yang bertujuan memperbaiki dan meremajakan lingkungan hidup.
Baca Juga: Zodiak Sagitarius hari Senin 30 Oktober 2023, yakinlah pasangan saat ini yang terbaik
"Pariwisata global dahulu mengenal istilah '3S,' yaitu Matahari, Laut, dan Pasir (Sun, Sea, and Sand).
Sekarang, istilah tersebut telah bertransformasi menjadi Ketenangan, Keberlanjutan, dan Spiritualitas (Serenity, Sustainability, and Spirituality).
Kami percaya bahwa fase berikutnya adalah pariwisata regeneratif, yang akan lebih fokus pada upaya seperti pengurangan emisi karbon global," ujarnya.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno dan Kertas Bekas: Meretas Jalan Menuju Kota Kreatif Bogor yang Berkelanjutan
Sandiaga Uno : Kelana Nusantara Bogor, Tempat Berkembangnya UMKM Ekonomi Kreatif Menuju Masa Depan Hijau
Sandiaga Uno: Piala Presiden Esports 2023 Membuktikan Kemajuan Ekonomi Kreatif di Era Digital
Sandiaga Uno: Bali Tetap Menawan, Langkah-Langkah Aman dan Mitigasi Darurat Kekeringan
Sandiaga Uno: Mendukung Wira Wiri Feskraf untuk Mendorong Kemajuan Subsektor Musik dan Seni Budaya
Sandiaga Uno : Santri Digitalpreneur, Masa Depan Ekonomi Kreatif Indonesia
Sandiaga Uno Resmikan Hari Ekonomi Kreatif Nasional: Memperingati Prestasi Sektor Ekraf Indonesia
Sandiaga Uno: Hak Untuk Akses Informasi Publik Harus Dimiliki Semua Golongan
Sandiaga Uno dan Sony Pictures Entertainment Jepang Bersatu untuk Memajukan Industri Film di Indonesia
Sandiaga Uno di Kopikalyan: Memperkenalkan Parekraf dan Kelezatan Kopi Khas Nusantara ke Tokyo