WartaPesona.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) telah meluncurkan Forum Satu Data Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Forum ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyediaan data di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan di Harris Hotel & Convention Ciumbuleuit Bandung pada Jumat, 19 Oktober 2023.
Dalam sambutannya, Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kemenparekraf/Baparekraf, Norman Sasono, menjelaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari serangkaian upaya untuk memperbaiki tata kelola data di Kemenparekraf/Baparekraf.
Baca Juga: Mengubah Limbah menjadi Harta: Inovasi dalam Pengelolaan Sampah
Selain itu, forum ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan Portal Satu Data Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Norman Sasono mengatakan, "Forum ini juga bagian dari penyelenggaraan Satu Data di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf, oleh karena itu, kami harapkan dalam forum ini semua peserta, terutama PIC produsen data di Kemenparekraf/Baparekraf semakin memahami dan menyadari pentingnya penetapan data prioritas dalam skema Satu Data Indonesia."
Portal Satu Data Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden No.39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
Peraturan ini mewajibkan setiap instansi atau lembaga untuk memiliki data yang akurat, mutakhir, mudah diakses, dan dibagi pakaikan, serta dikelola secara seksama, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Mengukir Kesan Positif: Menguasai Seni Presentasi yang Memikat
Sebagai respons terhadap peraturan tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf menerbitkan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 8 Tahun 2022 tentang Satu Data Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Peraturan ini mengatur tata kelola data yang dimiliki oleh Kemenparekraf/Baparekraf dalam kerangka Satu Data Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Kapusdatin (Pusat Data dan Sistem Informasi) Kemenparekraf/Baparekraf mengakui bahwa penyediaan data terkait pariwisata dan ekonomi kreatif belum optimal.
Baca Juga: Menjelajahi Alternatif Pendidikan: Homeschooling dan Unschooling
Hal ini dapat berdampak pada kebijakan yang akan diambil oleh pimpinan dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Oleh karena itu, Kemenparekraf telah mengembangkan Portal Satu Data Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno : Desa Wisata NTB Terima Bantuan DPUP dari Kemenparekraf untuk Majukan Pariwisata
Sandiaga Uno : Kemenparekraf Maksimalkan Potensi Digital Generasi Muda NTB Menuju Wirausaha Terampil
Sandiaga Uno : Sukses Besar MotoGP Mandalika 2023, Lampaui Target Penonton
Sandiaga Uno: Rencanakan Kenaikan 30 Persen Akomodasi di Mandalika di Tahun Mendatang
Sandiaga Uno : Kehebatan MotoGP (IndonesianGP) 2023, Dorna Sports Memuji Perkembangan Luar Biasa
Sandiaga Uno: MotoGP 2023 Mendorong Pertumbuhan Ekonomi NTB, Berikut Informasinya
#DiIndonesiaAja: Sandiaga Uno Menyongsong Program KKN/KKL yang Unik
World Hydropower Congress di Bali: Sandiaga Uno dan Dukungan Kemenparekraf untuk Keberlanjutan Pariwisata
Sandiaga Uno dan Kertas Bekas: Meretas Jalan Menuju Kota Kreatif Bogor yang Berkelanjutan
Sandiaga Uno : Kelana Nusantara Bogor, Tempat Berkembangnya UMKM Ekonomi Kreatif Menuju Masa Depan Hijau