WartaPesona.com- Ahmad Sahroni, selaku Bendahara umum Partai Nasdem angkat bicara terkait Rumah Dinas Menteri Pertanian yang di geledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ahmad Sahroni, selaku bendahara umum sekaligus Ketua Komisi III DPR menganggap bahwa penggeledahan yang dilakukan oleh tim KPK tersebut biasanya sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Ahmad Sahroni mengaku bahwa dirinya baru mengetahui soal penggeledahan rumah dinas Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian yang juga merupakan kader Partai Nasdem tersebut, saat dikonfirmasi pada Jumat, 29-September-2023.
Baca Juga: Lezatnya Rujak Cingur Surabaya: Menggoda Lidah dengan Rasa Khas Jawa Timur
Dalam tuturnya Ahmad Sahroni menjelaskan bahwa partai Nasdem menghormati serta mendukung proses hukum yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ahmad Sahroni pun menambahkan, bahwa pihaknya setelah ini menunggu keterangan resmi dari KPK.
KPK yang memang sedang menyelidiki dugaan korupsi dilingkaran Kementrian Pertanian (Kementan) tersebut.
Lembaga Antirasuah tersebut pun menganalisis keterangan dari 49 pejabat di Kementan tersebut, termasuk Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian (Mentan).
Pihak KPK memberi pernyataan bahwa timnya sedang mengusut dugaan korupsi dari tiga klaster dilingkaran Kementrian Pertanian (Kementan).
Asep Guntur Rahayu selaku Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan bahwa permintaan keterangan dari Syahrul Yasin Limpo mengenai klaster Korupsi yang pertama.
Baca Juga: Sandiaga Uno Memberikan Apresiasi Luar Biasa pada Grand Finalis Gameseed 2023
Kendati demikian, hingga kini KPK belum secara gamblang mengungkapkan penyidikan soal kasus dugaan Korupsi tersebut.
KPK belum mengkonfirmasi terkait hasil dari penggeledahan rumah dinas Mentan (Menteri Pertanian) tersebut.
Ali Fikri, selaku KABAG pemberitaan KPK membenarkan adanya giat KPK disana, di Rumah Dinas Menteri Pertahanan (Mentan).
Artikel Terkait
Pengelola Dana Bantuan Korban Gempa Cianjur yang Korupsi, KPK: Akan Dihukum Mati!
Presiden Menegaskan Bahwa Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi Tak Pernah Surut, Ini Infonya
Erick Thohir Menegaskan Korupsi Waskita Beton Terjadi Sebelum 2019
Erick Thohir Memimpin Barisan Pemuda Melawan Korupsi demi Masa Depan Indonesia yang Bersinar