Banyak Ustadz Dai dari luar tak kuat tinggal lama di Mahakam Ulu Kalimantan Timur, sebabnya ini

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 27 September 2023 | 12:46 WIB
Ustadz dan dai jadi kendala SDM dakwah Islam di Mahakam Ulu Kalimantan Timur.  (Instagram @parenting_islam.id)
Ustadz dan dai jadi kendala SDM dakwah Islam di Mahakam Ulu Kalimantan Timur. (Instagram @parenting_islam.id)

WartaPesona.com - Para ustadz atau dai muda dari luar yang berdakwah di Mahakam Ulu Kalimantan Timur diketahui tidak mampu bertahan lama di daerah tersebut.

Mereka para ustadz dan dai muda dari luar yang berdakwah di sejumlah desa di Mahakam Ulu Kalimantan Timur menghadapi kendala yang cukup berat.

Berbagai kendala para ustadz dan dai muda dari luar untuk berdakwah di Mahakam Ulu Kalimantan Timur, antara lain tingginya biaya hidup di kabupaten tersebut.

Baca Juga: Amalan sunnah di bulan Rabiul Awal paling dianjurkan, dari berpuasa, sedekah, dan membantu sesama

Dilansir dari situs mui, jumlah penduduk muslim di Kabupaten Mahakam Ulu memang hanya sekitar 22 persen dari total jumlah penduduk 35 ribu jiwa.

Sedangkan jumlah masjid tercatat ada 19 unit, ditambah satu unit mushola yang tersebar di sejumlah kota dan desa di Kabupaten Mahakam Ulu.

Namun demikian, masjid-masjid di Kabupaten Mahakam Ulu menghadapi kendala besar dalam memajukan umat muslim setempat.

Baca Juga: Atlet Wushu sumbang medali emas ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2023 Hangzhou China

Ketua MUI Mahakam Ulu KH Muhammad Yasin, mengungkapkan kendala besar itu adalah sulitnya mendapatkan ustadz yang mampu menjadi imam.

Sementara itu, beberapa ustadz atau dai muda dari luar daerah yang pernah datang untuk berdakwah di Mahakam Ulu tak mampu bertahan lama.

Muhammad Yasin mengatakan, tingginya biaya hidup di Kabupaten Mahakam Ulu menjadi kendala bagi para ustadz dan dai muda dari luar daerah.

Baca Juga: Terkait kasus Rempang di Batam Riau, MUI keluarkan 15 rekomendasi

Diapun memberikan gambaran, bahwa sepiring nasi dengan lauk seadanya saja di Mahakam Ulu harganya mencapai Rp25.000, bahkan juga semangkuk bakso yang dihargai sama.

Gas 3 kilogram bersubsidi seharga Rp55 ribu, dan tingginya biaya transportasi yang bisa mencapai Rp450 ribu untuk naik perahu boat dari Kecamatan Tering, Kutai Barat, menuju Ujoh Bilang, Mahulu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X