Lowdown, virus adware canggih yang sulit dihapus dari komputer

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Jumat, 11 Agustus 2023 | 13:56 WIB
Virus adware Lowdown bisa menginfeksi sistem komputer dan sulit dihapus. ( amt-it.com)
Virus adware Lowdown bisa menginfeksi sistem komputer dan sulit dihapus. ( amt-it.com)

WartaPesona.com - Lowdown merupakan virus yang masih relatif baru dan sulit diberantas dari perangkat komputer.

Virus adware yang disebut Lowdown ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan signifikan pada komputer.

Lebih dari itu, virus adware Lowdown ini juga seringkali bertujuan meretas untuk mencuri data pribadi pengguna.

Adware adalah bentuk perangkat lunak yang sedianya untuk menampilkan iklan di layar browser yang biasanya masuk ke perangkat melalui freeware.

Baca Juga: Ciri-ciri handphone terkena virus, jenis dan risiko bahaya, bisa mencuri data

Namun, adware dalam bentuknya sebagai virus Lowdown ini dibuat untuk tujuan kejahatan.

Lowdown tidak hanya menampilkan iklan yang mengganggu, namun juga bisa mengalihkan pencarian, dan mengubah pengaturan browser.

Bahkan, Lowdown ini juga bisa menjadi pintu belakang bagi masuknya virus malware lain dan mencuri data sensitif.

Baca Juga: Film Gadis Kretek segera tayang di Netflix 2 November 2023, dibintangi Dian Sastro dan Putri Marino

Dikutip dari laman myantispyware.com, Lowdown ini punya cara canggih untuk menginfeksi berbagai sistem komputer.

Adware Lowdown ini bisa menyusup ke perangkat pengguna melalui berbagai cara, seperti saat mengunduh file berbahaya atau saat pengguna mengunjungi situs web yang ternyata telah disusupi.

Begitu terinstal, adware Lowdown ini bisa melakukan berbagai aktivitas berbahaya. Misalnya, menginstal toolbar yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Video musik Love Me Again dari album solo Layover BTS V trending, akan rilis 8 September 2023

Lowdown juga disebutkan mampu memantau aktivitas online korbannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X