“Semua responden ingin menghemat waktu mereka dan memilih untuk mengikuti saran yang diberikan oleh AI. AI menjadi alat yang semakin diminati untuk memecahkan beragam tugas, termasuk travel planning, tapi kita harus ingat untuk tetap mengambil keputusan kita sendiri,” ujar Group Manager Kaspersky AI Technology Research Center, Vladislav Tushkanov, dikutip dari Arqam pada Kamis, 4 September 2025.
Survei Kaspersky tersebut dilakukan kepada 3.000 responden dari 15 negara yakni Argentina, Chile, China, Jerman, India, Indonesia, Italia, Malaysia, Meksiko, Arab Saudi, Afrika Selatan, Spanyol, Turki, Inggris, dan UAE. *** (SA)
Artikel Terkait
Etika Penggunaan AI: Bagaimana Memastikan Teknologi Digunakan untuk Kebaikan?
Rekomendasi Aplikasi AI Gratis yang Bisa Memudahkan Pekerjaanmu
Inovasi Digital Al-Qur’an Kemenag Tembus 55 Juta Pengguna: LPMQ Siapkan Chat Qur’ani Berbasis AI
Memanfaatkan AI: Strategi Inovasi untuk Bisnis Skala Kecil agar Makin Kompetitif